Viral, Benarkah Informasi Tes PCR Tak Bisa Deteksi Virus Corona?

Kompas.com - 06/06/2020, 19:15 WIB
Informasi viral mengenai tes PCR dan rapid test. Ada yang perlu diluruskan mengenai informasi ini. FacebookInformasi viral mengenai tes PCR dan rapid test. Ada yang perlu diluruskan mengenai informasi ini.

KOMPAS.com – Beredar informasi di media sosial Facebook yang menyebut bahwa Polymerase Chain Reaction ( PCR) akan memberikan hasil tes positif jika ada virus baik itu mati atau hidup, tetapi tidak bisa menunjukkan jenis virusnya, termasuk virus corona.

Informasi itu salah satunya diunggah oleh akun Chici Rahmadhani pada 27 Mei 2020 dan telah dibagikan ulang oleh lebih dari 480 akun.

Selain soal PCR, unggahan ini juga menyebutkan sejumlah informasi mengenai  rapid test. Ada yang perlu diluruskan dari informasi ini.

Selengkapnya, berikut narasi yang beredar: 

“Rapid tes itu cek darah.. sedangkan covid-19 gak masuk ke darah. Rapid tes cuma cek antibodi reaktif / muncul atau non reaktif.. Bukan cek virus.

Jika antibodi muncul/reaktif dianggap ada virus atau bakteri.. Tapi gak tau itu virus/bakteri apa.. Itu sudah dianggap hasilnya positif.

Orang flu kalo ikut rapid tes hasilnya kemungkinan positif karena antibodinya muncul..Jadi hasil rapid tes positif blm tentu kena corona. Itu hanya menunjukkan antibodinya reaktif/muncul.

PCR tes pun hanya menunjukkan keberadaan/adanya virus tp gak bisa tunjukkan itu virus apa dan juga gak bs membedakan antara virus hidup dan virus mati akibat sdh di bunuh sama antibodi kita. Tes PCR akan memberikan hasil positif jika ada virus, entah itu virus hidup atau virus mati..

Gak ada yang meninggal disebabkan MURNI HANYA krn virus corona.. Disebabkan krn terlalu bnyk bermacam² virus yg ada dlm tubuh shg antibodi kalah dan tidak mampu kalahkan virus yg terlalu bnyk dan bermacam² itu..

Jika ada ribuan yg meninggal itu menunjukkan sebelum adanya covid-19 banyak ribuan org sdh terjangkit virus.. Sehingga ketika kena covid kondisi semakin parah.. antibodi gak ngatasi lagi..

Jadi kemungkinan yg kata media bertambah bnyk yg kena diliat dari hasil rapid tes itu belum tentu kena covid-19.

Sekali lagi rapid tes cuma mendeteksi antibodi seseorang muncul/reaktif apa gak..Sedangkan orang flu aja antibodinya pasti muncul/reaktif.. Jika di rapid tes hasilnya juga bisa positif..

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X