Yang Paling Terdampak Covid-19: Masyarakat Miskin, Rentan Miskin, Pekerja Informal

Kompas.com - 04/06/2020, 13:14 WIB
Pedagang merapikan kios tempat jualnya di jembatan penyeberangan multiguna di Tanah Abang, Jakarta Pusat, Sabtu (28/3/2020). Perumda Pasar Jaya memutuskan untuk menutup sementara Blok A, Blok B, dan Blok F dan hanya membuka Blok G, itu pun dibatasi hanya pedagang bahan pangan saja yang diperbolehkan berjualan. Penutupan sementara dilakukan untuk mencegah penyebaran virus corona tipe 2 (SARS-CoV-2) yang menyebabkan covid-19. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGPedagang merapikan kios tempat jualnya di jembatan penyeberangan multiguna di Tanah Abang, Jakarta Pusat, Sabtu (28/3/2020). Perumda Pasar Jaya memutuskan untuk menutup sementara Blok A, Blok B, dan Blok F dan hanya membuka Blok G, itu pun dibatasi hanya pedagang bahan pangan saja yang diperbolehkan berjualan. Penutupan sementara dilakukan untuk mencegah penyebaran virus corona tipe 2 (SARS-CoV-2) yang menyebabkan covid-19.

KOMPAS.com - Badan Pusat Statistik (BPS) menerbitkan laporan hasil survei sosial demografi dampak Covid-19 pada Senin (1/6/2020).

Penyajian hasil survei ini bertujuan untuk memberikan informasi kepada para pemangku kepentingan untuk menyusun kebijakan dalam menghadapi pandemi ini.

Dalam laporan itu disebutkan bahwa kelompok masyarakat yang paling terdampak selama pandemi Covid-19 adalah:

Diketahui, sebanyak 70,53 persen responden dalam kelompok berpendapatan rendah (kurang dari Rp 1,8 juta) mengaku mengalami penurunan pendapatan.

Sementara itu, 46,77 persen masyarakat dengan penghasilan Rp 1,8 juta sampai Rp 3 juta juga mengalami nasib yang sama.

Sekitar 37,19 persen kelompok masyarakat dengan penghasilan Rp 3 juta sampai Rp 4,8 juta dan 31,67 persen kelompok berpenghasilan Rp 4,8 juta sampai Rp 7,2 juta menyebutkan, pendapatan mereka menurun.

Baca juga: Survei BPS: Kelompok Usia di Bawah 45 Tahun Paling Tidak Taat Imbauan Pencegahan Covid-19

Untuk kelompok berpenghasilan tinggi, yaitu lebih dari Rp 7 juta, hanya 30 persen dari mereka atau 3 dari 10 responden mengalami penurunan pendapatan.

Salah satu hasil survei BPS yang menunjukkan kelompok pendapatan yang paling terdampak wabah virus corona.Dok. BPS Salah satu hasil survei BPS yang menunjukkan kelompok pendapatan yang paling terdampak wabah virus corona.

Metode yang digunakan dalam survei ini adalah rancangan Non-Probability Sampling yang merupakan kombinasi dari Convenience, Voluntary, dan Snowball Sampling untuk mendapatkan responden dalam kurun waktu satu minggu.

Dengan metode ini, survei memiliki sejumlah keterbatasan, seperti adanya bias dibandingkan dengan metode wawancara langsung dan analisis yang dihasilkan merupakan gambaran individu yang tidak mewakili seluruh kondisi masyarakat Indonesia.

Beri perhatian pada kelompok terdampak

Ekonom senior Institute for Development of Economics ( Indef) Nawir Messi mengatakan, hasil survei BPS mengonfirmasi sekaligus menegaskan bahwa situasinya memang seperti yang digambarkan dari hasil survei BPS.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X