Saat Kasus Virus Corona Mengalami Tren Penurunan di Negara-negara Eropa

Kompas.com - 07/04/2020, 17:15 WIB
Ilustrasi lockdown karena virus corona ShutterstockIlustrasi lockdown karena virus corona

Denmark

Denmark juga mengumumkan rencananya untuk membuka kembali sekolah dasar dari 15 April jika jumlah kematian Covid-19 dan kasus baru tetap stabil.

"Kita harus mengambil satu langkah hati-hati pada satu waktu," kata Perdana Menteri Denmark, Mette Frederiksen

Meski demikian, Frederiksen menyebut bahwa larangan pertemuan berskala besar akan tetap diberlakukan sampai setidaknya bulan Agustus.

Baca juga: Update Virus Corona di Dunia, Berikut 10 Negara dengan Kasus Tertinggi

Jerman, Italia, dan Spanyol telah memperpanjang langkah-langkah penguncian masing-masing hingga 19 April, 12 April dan 25 April, sementara Inggris mengatakan akan meninjau pengunciannya setelah 12 April.

Pengujian besar-besaran adalah salah satu cara sejumlah negara di Eropa untuk keluar dari tindakan kuncian secara bertahap.

Bagi para pemimpin Eropa, mempertimbangkan kesehatan masyarakat dan ekonomi adalah hal yang paling utama.

Eropa diperkirakan membutuhkan waktu dua tahun untuk kembali ke tingkat produk domestik bruto akhir 2019.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Viral Unggahan tentang Petunjuk Lokasi Gunakan Arah Mata Angin, Ini Penjelasan Budayawan

Viral Unggahan tentang Petunjuk Lokasi Gunakan Arah Mata Angin, Ini Penjelasan Budayawan

Tren
[POPULER TREN] Tagihan Listrik Naik | Kata Kementan tentang Kalung Antivirus Corona

[POPULER TREN] Tagihan Listrik Naik | Kata Kementan tentang Kalung Antivirus Corona

Tren
Menteri Keuangan Inggris Minta Warganya Makan di Luar Rumah untuk Bantu Perekonomian

Menteri Keuangan Inggris Minta Warganya Makan di Luar Rumah untuk Bantu Perekonomian

Tren
Keluarkan Triliunan Rupiah, Ini 5 Film dengan Biaya Produksi Termahal Sepanjang Masa

Keluarkan Triliunan Rupiah, Ini 5 Film dengan Biaya Produksi Termahal Sepanjang Masa

Tren
WHO Akan Tinjau Hasil Uji Coba Obat Virus Corona dalam Dua Minggu

WHO Akan Tinjau Hasil Uji Coba Obat Virus Corona dalam Dua Minggu

Tren
Melihat Distribusi APD di 5 Provinsi dengan Kasus Covid-19 Terbanyak

Melihat Distribusi APD di 5 Provinsi dengan Kasus Covid-19 Terbanyak

Tren
Viral Jari Menghitam Setelah Digigit Ular, Ini Penjelasan Ahli

Viral Jari Menghitam Setelah Digigit Ular, Ini Penjelasan Ahli

Tren
Video Viral Sosok Pengisi Suara Berbagai Produk Iklan, Ini Peluang Kerja Voice Over

Video Viral Sosok Pengisi Suara Berbagai Produk Iklan, Ini Peluang Kerja Voice Over

Tren
Apa Itu TTN pada Bayi yang Dialami Anak Kelima Zaskia Adya Mecca?

Apa Itu TTN pada Bayi yang Dialami Anak Kelima Zaskia Adya Mecca?

Tren
Deretan Produk yang Diklaim Efektif untuk Covid-19, dari Obat Herbal hingga Kalung Antivirus Corona

Deretan Produk yang Diklaim Efektif untuk Covid-19, dari Obat Herbal hingga Kalung Antivirus Corona

Tren
Dinilai Sukses Gelar Konser Amal, KompasTV Raih Marketing Sustainability Brand

Dinilai Sukses Gelar Konser Amal, KompasTV Raih Marketing Sustainability Brand

Tren
Jumlah Infeksi Virus Corona Terus Meningkat, WHO Peringatkan untuk Lakukan Lockdown Lagi

Jumlah Infeksi Virus Corona Terus Meningkat, WHO Peringatkan untuk Lakukan Lockdown Lagi

Tren
Cara Daftar Ulang 10 Politeknik Terfavorit SBMPN 2020, dari Polinema, PNJ hingga PNUP

Cara Daftar Ulang 10 Politeknik Terfavorit SBMPN 2020, dari Polinema, PNJ hingga PNUP

Tren
Kalung Antivirus Corona Disoroti, Ini Kata Kementan

Kalung Antivirus Corona Disoroti, Ini Kata Kementan

Tren
Riset: Antibodi pada Kera Diteliti untuk Hadapi Gelombang Kedua Corona

Riset: Antibodi pada Kera Diteliti untuk Hadapi Gelombang Kedua Corona

Tren
komentar
Close Ads X