5 Kebijakan Jokowi Tangani Covid-19, Gratiskan Tarif Listrik hingga Keringanan Kredit

Kompas.com - 01/04/2020, 16:00 WIB
Presiden Joko Widodo bersiap memberikan keterangan pers terkait COVID-19 di Istana Bogor, Jawa Barat, Senin (16/3/2020). Presiden Joko Widodo meminta kepada kepala pemerintah daerah untuk berkomunikasi kepada pemerintah pusat seperti Satgas  COVID-19 dan Kementerian dalam membuat kebijakan besar terkait penanganan COVID-19, dan ditegaskan kebijakan lockdown tidak boleh dilakukan  pemerintah daerah. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/ama. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak APresiden Joko Widodo bersiap memberikan keterangan pers terkait COVID-19 di Istana Bogor, Jawa Barat, Senin (16/3/2020). Presiden Joko Widodo meminta kepada kepala pemerintah daerah untuk berkomunikasi kepada pemerintah pusat seperti Satgas COVID-19 dan Kementerian dalam membuat kebijakan besar terkait penanganan COVID-19, dan ditegaskan kebijakan lockdown tidak boleh dilakukan pemerintah daerah. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/ama.

Presiden meminta untuk dilakukan pembatasan sosial skala besar yang didampingi dengan kebijakan darurat sipil.

"Saya minta kebijakan pembatasan sosial berskala besar, physical distancing, dilakukan lebih tegas, lebih disiplin dan lebih efektif lagi. Sehingga tadi sudah saya sampaikan, bahwa perlu didampingi adanya kebijakan darurat sipil," kata Jokowi, Senin (30/3/2020).

Akan disiapkan payung hukum untuk aturan ini sehingga pemerintah daerah dapat mengimplementasikan kebijakan yang sama di wilayahnya masing-masing.

Baca juga: Jokowi Nilai Perlu Physical Distancing Skala Besar Disertai Kebijakan Darurat Sipil

3. Larangan mudik

Meski belum resmi dikeluarkan, saat ini Pemerintah tengah menggodok peraturan menyoal kegiatan mudik lebaran 2020.

"PP-nya sedang dirumuskan, mungkin dua hari lagi tentang masalah mudik itu. Tapi yang jelas, kami meminta masyarakat untuk tidak mudik sebab risikonya besar," ujar Ma'ruf dalam konferensi pers via video conference, Selasa (31/3/2020).

Kegiatan mudik memang dikhawatirkan dapat memperluas sebaran virus corona yang menyebabkan Covid-19, ke daerah-daerah, sehingga wabah ini semakin meluas dan sulit ditangani.

Baca juga: Cegah Virus Corona, Pemerintah Sedang Menyusun Aturan Mudik 2020

4. Keringanan kredit

Sejumlah kalangan seperti pengemudi ojek online, nelayan, dan sopir taksi, dipastikan akan mendapat kelonggaran kredit kendaraan bermotor selama 1 tahun, terhitung mulai 1 April 2020 ini.

"Tukang ojek, sopir taksi, serta nelayan yang sedang memiliki kredit motor atau mobil, saya sampaikan kepada mereka tidak perlu khawatir karena pembayaran bunga atau angsuran diberikan kelonggaran selama satu tahun," kata Jokowi.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sejumlah Negara yang Menolak Pencaplokan Israel atas West Bank

Sejumlah Negara yang Menolak Pencaplokan Israel atas West Bank

Tren
Ramai Dibicarakan, Berikut 5 Fakta Menarik soal Hagia Sophia

Ramai Dibicarakan, Berikut 5 Fakta Menarik soal Hagia Sophia

Tren
Ini Fatwa MUI soal Shalat Idul Adha dan Penyembelihan Kurban di Masa Pandemi Covid-19

Ini Fatwa MUI soal Shalat Idul Adha dan Penyembelihan Kurban di Masa Pandemi Covid-19

Tren
Desakan WHO, Penyebaran Virus Corona, dan Tingginya Kasus Covid-19 di AS...

Desakan WHO, Penyebaran Virus Corona, dan Tingginya Kasus Covid-19 di AS...

Tren
Prosedur Lengkap Pelaksanaan SKD CAT BKN Sekolah Kedinasan 2020

Prosedur Lengkap Pelaksanaan SKD CAT BKN Sekolah Kedinasan 2020

Tren
Seekor Anjing di Texas Dites Positif Covid-19 Setelah Pemiliknya Terinfeksi

Seekor Anjing di Texas Dites Positif Covid-19 Setelah Pemiliknya Terinfeksi

Tren
INFOGRAFIK: Macam-macam Penularan Virus Corona

INFOGRAFIK: Macam-macam Penularan Virus Corona

Tren
Disorot Dunia, Ini Cerita dari Swedia Hadapi Pandemi Corona

Disorot Dunia, Ini Cerita dari Swedia Hadapi Pandemi Corona

Tren
Benarkah Mapel Bahasa Arab dan PAI Dihapus dari Kurikulum? Berikut Penjelasan Kemenag

Benarkah Mapel Bahasa Arab dan PAI Dihapus dari Kurikulum? Berikut Penjelasan Kemenag

Tren
Mulai Senin, Argo Parahyangan Jakarta-Bandung Beroperasi Lagi, Catat Jadwalnya!

Mulai Senin, Argo Parahyangan Jakarta-Bandung Beroperasi Lagi, Catat Jadwalnya!

Tren
Kilas Balik Pernyataan WHO soal Penyebaran Virus Corona di Udara: Dulu Dibantah, Kini Diakui

Kilas Balik Pernyataan WHO soal Penyebaran Virus Corona di Udara: Dulu Dibantah, Kini Diakui

Tren
Menular Lewat Udara, Ini 7 Gejala Kunci dan Tidak Biasa Saat Terkena Covid-19

Menular Lewat Udara, Ini 7 Gejala Kunci dan Tidak Biasa Saat Terkena Covid-19

Tren
Saat Asrama hingga Pondok Pesantren Jadi Klaster Baru Covid-19, Apa yang Terjadi dan Harus Bagaimana?

Saat Asrama hingga Pondok Pesantren Jadi Klaster Baru Covid-19, Apa yang Terjadi dan Harus Bagaimana?

Tren
AS Konfirmasi 70.000 Kasus Baru Covid-19 dalam Sehari, Tertinggi di Dunia Selama Pandemi

AS Konfirmasi 70.000 Kasus Baru Covid-19 dalam Sehari, Tertinggi di Dunia Selama Pandemi

Tren
Kenapa Kita Suka Menggunakan Media Sosial? Ini Alasan Psikologisnya

Kenapa Kita Suka Menggunakan Media Sosial? Ini Alasan Psikologisnya

Tren
komentar
Close Ads X