200 Ribu Jamaah Gereja Shincheonji di Korsel akan Dites Terkait Virus Corona

Kompas.com - 25/02/2020, 18:47 WIB
Pekerja menyemprotkan disinfektan di Majelis Nasional di Seoul, Korea Selatan, 24 Februari 2020, setelah diketahui bahwa seseorang yang mengambil bagian dalam sesi diskusi pada 19 Februari di Majelis telah terbukti positif terkena virus coronavirus. Parlemen mengatakan bahwa desinfeksi akan dilakukan secara bertahap hingga 26 Februari. EPA-EFE/YONHAP SOUTH KOREA OUT YONHAPPekerja menyemprotkan disinfektan di Majelis Nasional di Seoul, Korea Selatan, 24 Februari 2020, setelah diketahui bahwa seseorang yang mengambil bagian dalam sesi diskusi pada 19 Februari di Majelis telah terbukti positif terkena virus coronavirus. Parlemen mengatakan bahwa desinfeksi akan dilakukan secara bertahap hingga 26 Februari. EPA-EFE/YONHAP SOUTH KOREA OUT

KOMPAS.com - Otoritas kesehatan Korea Selatan mengatakan akan menguji lebih dari 200.000 jamaah gereja Shincheonji terkait wabah virus corona. 

Pengujian itu setelah wabah yang menyebar di Korea Selatan memicu kekhawatiran bahwa virus corona akan berkembang menjadi pandemi global.

Diketahui sekitar 60 persen kasus virus yang menyebabkan penyakit Covid-19 di Korea Selatan dikaitkan dengan Gereja Shincheonji Yesus. Di gereja itu, virus corona diduga disebarkan seorang pasien berusia 61 tahun.

Dari 60 kasus baru yang dilaporkan pada Selasa (25/2/2020), 16 di antaranya berada di tenggara kota Daegu dan 33 pasien dari provinsi Gyeongsang Utara.

Korea Selatan juga melaporkan kematian ke sembilan orang akibat virus corona dan seorang pasien dinyatakan sembuh.

Pemimpin Gereja Shincheonji Lee Man-hee mengatakan telah setuju untuk memberikan nama-nama semua anggotanya di Korea Selatan yang diperkirakan mencapai 215 ribu orang.

Baca juga: Update Situasi Terkini Wabah Virus Corona di 9 Negara Timur Tengah

Mengurangi kecemasan

Dalam sebuah pernyataannya, kantor perdana menteri Korea Selatan menuliskan bahwa Pemerintah akan melakukan tes virus corona pada semua anggota sesegara mungkin setelah mendapat informasi mengenai nama-nama anggota gereja itu.

"Sangat penting untuk menguji semua anggota gereja untuk menahan penyebaran virus dan mengurangi kecemasan masyarakat," kata kantor pemerintah, dilansir dari Reuters (25/2/2020).

Sementara itu, Wakil Menteri Kesehatan Kim Kang-lip mengatakan prioritasnya saat ini adalah untuk menguji sekitar 1.300 dari 9.200 anggota gereja Daegu yang menunjukkan gejala.

Menurutnya, pengujian itu diharapkan akan selesai pada Rabu (26/2/2020) besok.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mitos atau Fakta, Banyak Minum Air Putih Bisa Cegah Infeksi Covid-19?

Mitos atau Fakta, Banyak Minum Air Putih Bisa Cegah Infeksi Covid-19?

Tren
Cegah Corona, Berikut Panduan Membersihkan Elektronik, Cucian dan Permukaan Menurut CDC

Cegah Corona, Berikut Panduan Membersihkan Elektronik, Cucian dan Permukaan Menurut CDC

Tren
Kasus Covid-19 Tembus 1 Juta, Berikut 5 Negara dengan Jumlah Kasus Corona Terbanyak

Kasus Covid-19 Tembus 1 Juta, Berikut 5 Negara dengan Jumlah Kasus Corona Terbanyak

Tren
Viral Pesan Kode R1, R1T, R1M, R1MT soal Tarif Diskon Listrik, Ini Penjelasan PLN

Viral Pesan Kode R1, R1T, R1M, R1MT soal Tarif Diskon Listrik, Ini Penjelasan PLN

Tren
Riset Terbaru National Academy of Sciences soal Penularan Virus Corona, Ini Hasilnya

Riset Terbaru National Academy of Sciences soal Penularan Virus Corona, Ini Hasilnya

Tren
5 Hal Sederhana yang Dapat Dilakukan untuk Cegah Penyebaran Virus Corona

5 Hal Sederhana yang Dapat Dilakukan untuk Cegah Penyebaran Virus Corona

Tren
Bagaimana Cara Mengecek Listrik Gratis atau Tidak? Berikut Penjelasan PLN

Bagaimana Cara Mengecek Listrik Gratis atau Tidak? Berikut Penjelasan PLN

Tren
Saat AS Alami Lonjakan Kasus dan Kematian akibat Virus Corona...

Saat AS Alami Lonjakan Kasus dan Kematian akibat Virus Corona...

Tren
ITB Ciptakan Ventilator Portabel, Akan Didonasikan ke Berbagai Rumah Sakit

ITB Ciptakan Ventilator Portabel, Akan Didonasikan ke Berbagai Rumah Sakit

Tren
Saat Masker Diyakini Dapat Kurangi Risiko Penularan Virus Corona

Saat Masker Diyakini Dapat Kurangi Risiko Penularan Virus Corona

Tren
Tanya Jawab Sensus Online dan Perlu Tidaknya Revisi Pengisian Data...

Tanya Jawab Sensus Online dan Perlu Tidaknya Revisi Pengisian Data...

Tren
Kasus Corona Capai 1 Juta, Begini Tes yang Dilakukan di Sejumlah Negara

Kasus Corona Capai 1 Juta, Begini Tes yang Dilakukan di Sejumlah Negara

Tren
Langkah Tegas Eropa Atasi Corona Diklaim Selamatkan 59.000 Nyawa

Langkah Tegas Eropa Atasi Corona Diklaim Selamatkan 59.000 Nyawa

Tren
Berikut Cara Aman Terima Paket, Bagaimana Membersihkannya dan Potensi Penularan Virus Corona

Berikut Cara Aman Terima Paket, Bagaimana Membersihkannya dan Potensi Penularan Virus Corona

Tren
Kasus Corona Bertambah, Arab Saudi Menutup Penuh Mekkah dan Madinah

Kasus Corona Bertambah, Arab Saudi Menutup Penuh Mekkah dan Madinah

Tren
komentar
Close Ads X