Kominfo Imbau Waspada Penyebaran Virus Corona Lewat Kiriman Pos, Simak Infonya di Sini

Kompas.com - 16/02/2020, 15:30 WIB
Gambar mikroskop elektron pemindai menunjukkan virus corona Wuhan atau Covid-19 (kuning) di antara sel manusia (biru, merah muda dan ungu). Gambar mikroskop elektron pemindai menunjukkan virus corona Wuhan atau Covid-19 (kuning) di antara sel manusia (biru, merah muda dan ungu).

KOMPAS.com - Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika (Ditjen PPI) Kementerian Kominfo mengimbau kepada para penyelenggara pos untuk mengantisipasi penyebaran virus corona melalui pengiriman barang.

Keterangan ini juga disampaikan melalui laman resmi dan media sosial resmi seperti Twitter @kemkominfo. 

Imbauan ini disampaikan kepada pimpinan Pos Indonesia, DPP Asperindo, dan para pimpinan atau penanggungjawab penyelenggaraan pos.

Imbauan didasarkan pada tembusan bersama antara Dirjen Penyelenggaran Pos dan Informatika (PPI) Kementerian Kominfo, Dirjen Bea dan Cukai Kementerian Keuangan, Kepala Badan Karantina dan Plt. Direktur Pengendalian Pos dan Informatika.

Plt Kepala Biro Humas Kementerian Kominfo, Ferdinandus Setu, menyebutkan bahwa perkembangan dari kasus virus corona yang terjadi dari bulan Desember 2019 hingga saat ini menjadi latar belakang dari imbauan ini.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Penyelenggara pos diharapkan melakukan identifikasi yang dibutuhkan terhadap barang-barang kiriman pos, khususnya dari China dan Hong Kong, atau negara-negara lain yang telah terdampak virus corona," tulis Ferdinandus dalam keterangannya.

Baca juga: 54 Hoaks tentang Virus Corona yang Ditemukan Kominfo

Kominfo juga mengimbau bahwa dalam kegiatan operasional, khususnya barang kiriman impor untuk menerapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) dan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.

Selain itu, Direktorat Pos Kementerian Kominfo juga meminta penyelenggara Pos untuk tidak melakukan pengiriman barang yang telah dilarang berdasarkan kebijakan yang dikeluarkan oleh Kementerian dan Lembaga-Lembaga Pemerintah terkait dengan antisipasi penyebaran virus corona.

Sementara, apabila penyelenggara Pos menemukan potensi jenis risiko penularan melalui barang, penyelenggara Pos dapat melaporkan kepada Badan Karantina, Bea dan Cukai, ataupun instansi pemerintah lainnya yang berwenang.

"Penyelenggara Pos dapat melaporkan kepada Badan Karantina, Bea dan Cukai serta instansi Pemerintah lainnya yang berwenang apabila ditemukan potensi jenis risiko penularan melalui barang, terutama jenis barang yang dapat menjadi media pembawa penyebaran Novel Coronavirus," tulis Ferdinandus dalam keterangannya.

Kemudian, dalam imbauan tersebut, Kominfo juga meminta seluruh penyelenggara Pos untuk terus berpartisipasi aktif dalam mencegah penyebaran virus corona COVID-19 agar tidak masuk ke Indonesia, terutama melalui kiriman barang. 

Baca juga: Tanggulangi Hoaks Virus Corona, Kominfo Pakai Teknologi SMS


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X