Hati-hati, Berikut Ciri-ciri WhatsApp yang Sedang Disadap

Kompas.com - 08/02/2020, 20:28 WIB
ilustrasi WhatsApp reuters.comilustrasi WhatsApp

KOMPAS.com - Aplikasi percakapan WhatsApp saat ini menjadi primadona bagi setiap orang di dunia.

Jumlah pengguna WhatsApp bahkan telah mencapai 1 miliar lebih.

Namun dalam perkembangannya, aksi pembajakan atau menyadap layanan aplikasi percakapan ini menjadi marak.

Lantas, bagaimanakah cara mengetahui WhatsApp kita disadap atau dibajak oleh orang lain?

Baca juga: Iklan Akan Muncul di WhatsApp, Bagaimana Cara Kerjanya?

Ciri-ciri WhatsApp disadap

Berdasarkan penjelasan dari dosen Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer UNS, Nurcahya Pradana Taufik Prakisya, ada beberapa ciri-ciri WhatsApp yang sedang disadap:

1. Pesan terbaca padahal Anda tidak pernah membukanya

Nurcahya menjelaskan, bila Anda merasa Anda belum membaca pesan seseorang tapi pada notifikasi pesan diterima sudah hilang, Anda patut curiga.

"Perhatikan secara seksama apakah itu terjadi hanya satu waktu atau berulang kali," katanya saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (8/2/2020).

Apabila setiap pesan Anda tiba tiba sudah terbaca, bisa jadi itu karena pesan tersebut sudah dibaca oleh peretas.

2. Adanya riwayat WhatsApp Web pada perangkat yang tidak dikenal

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PSBB Diterapkan, 44 Perjalanan KA Dibatalkan, 14 Masih Beroperasi, Simak Perinciannya

PSBB Diterapkan, 44 Perjalanan KA Dibatalkan, 14 Masih Beroperasi, Simak Perinciannya

Tren
Tak Lolos SNMPTN, Siapkan Diri untuk SBMPTN 2020

Tak Lolos SNMPTN, Siapkan Diri untuk SBMPTN 2020

Tren
Karyawan yang Terkena PHK, Dirumahkan, Gaji Tidak Penuh Dapat Mendaftar Kartu Prakerja, Simak Cara Daftarnya

Karyawan yang Terkena PHK, Dirumahkan, Gaji Tidak Penuh Dapat Mendaftar Kartu Prakerja, Simak Cara Daftarnya

Tren
Lockdown Berakhir di Wuhan, Aplikasi Permohonan Menikah Error karena Pendaftar Membludak

Lockdown Berakhir di Wuhan, Aplikasi Permohonan Menikah Error karena Pendaftar Membludak

Tren
Gelombang Kedua Virus Corona di China dan Negara Asia yang Perlu Diwaspadai

Gelombang Kedua Virus Corona di China dan Negara Asia yang Perlu Diwaspadai

Tren
Khawatir Jadi Pembawa Virus Corona, Pria di Malaysia Ini Pulang Jalan Kaki 120 Kilometer

Khawatir Jadi Pembawa Virus Corona, Pria di Malaysia Ini Pulang Jalan Kaki 120 Kilometer

Tren
[HOAKS] Video Mitra Grab Kembalikan Mobil di Pool Cinere

[HOAKS] Video Mitra Grab Kembalikan Mobil di Pool Cinere

Tren
[HOAKS] Informasi Pembatalan Keberangkatan Seluruh Kereta dari dan ke Jakarta Mulai 10 April

[HOAKS] Informasi Pembatalan Keberangkatan Seluruh Kereta dari dan ke Jakarta Mulai 10 April

Tren
INFOGRAFIK: Mengenang Perjalanan Karier dan Karya Glenn Fredly

INFOGRAFIK: Mengenang Perjalanan Karier dan Karya Glenn Fredly

Tren
Pandemi Virus Corona, Bagaimana Aturan Registrasi Mahasiswa Baru di UGM?

Pandemi Virus Corona, Bagaimana Aturan Registrasi Mahasiswa Baru di UGM?

Tren
Saat 100 Pramugari American Airlines Terkonfirmasi Positif Virus Corona...

Saat 100 Pramugari American Airlines Terkonfirmasi Positif Virus Corona...

Tren
Tak Pakai Masker di Thailand Bisa Dikenai Denda Rp 9,8 Juta

Tak Pakai Masker di Thailand Bisa Dikenai Denda Rp 9,8 Juta

Tren
Lolos SNMPTN 2020, Cek Jadwal Registrasi Ulang Jangan Sampai Terlewat!

Lolos SNMPTN 2020, Cek Jadwal Registrasi Ulang Jangan Sampai Terlewat!

Tren
China Mulai Uji Klinis Carrimycin untuk Pengobatan Covid-19

China Mulai Uji Klinis Carrimycin untuk Pengobatan Covid-19

Tren
WHO Ingatkan Bersatu Lawan Virus Corona dan Hentikan Politisasi Covid-19

WHO Ingatkan Bersatu Lawan Virus Corona dan Hentikan Politisasi Covid-19

Tren
komentar
Close Ads X