5 Fakta Kartu Pra-Kerja Jokowi, dari Gandeng Swasta hingga Diundur Maret 2020

Kompas.com - 10/12/2019, 19:01 WIB
Puluhan calon tenaga kerja yang ikut program perekrutan langsung lewat Disnakertrans Banten, Kamis (16/5/2019) Dok. Diskominfo BantenPuluhan calon tenaga kerja yang ikut program perekrutan langsung lewat Disnakertrans Banten, Kamis (16/5/2019)

KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan kembali mengeluarkan kartu sakti untuk membantu masyarakat Indonesia guna mendapatkan penghidupan yang lebih layak.

Salah satunya adalah kartu pra-kerja.

Kartu pra-kerja adalah kartu bantuan pelatihan vokasi yang akan diberikan kepada pencari kerja, pekerja buruh aktif dan terkena pemutusan hubungan kerja ( PHK) untuk meningkatkan kompetensi.

Berikut sejumlah fakta terkait kartu pra-kerja Jokowi:

1. Rilis kartu pra-kerja diundur

Dikutip dari pemberitaan Kompas.com, Kamis (5/12/2019), peresmian program kartu pra-kerja kemungkinan diundur menjadi Maret 2020.

Tadinya, program ini bakal dirilis pada Januari 2020.

Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah beralasan, pemerintah saat ini masih terus mematangkan konsep dan aturan teknis pelaksanaan program tersebut.

"Jangan sampai kemudian di-launching tapi persiapannya belum matang," katanya.

Baca juga: Rilis Kartu Pra Kerja Diundur dari Januari Jadi Maret 2020

2. Kartu pra-kerja untuk pelatihan vokasi?

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X