Hari Ini dalam Sejarah: Berakhirnya Aksi Terorisme Mematikan di Mumbai

Kompas.com - 29/11/2019, 06:03 WIB
Petugas pemadam kebakaran, Kamis (27/11/2008), berupaya memadamkan api yang membakar Hotel Taj Mahal di Mumbai, India (atas). Hotel mewah ini terbakar setelah diserang sekelompok teroris bersenjata, Rabu malam. Petugas, Kamis, menyelamatkan sejumlah penghuni hotel lewat tangga darurat setelah teroris menguasai dan menyandera sejumlah petugas dan tamu hotel (tengah). Anak-anak sekolah di Ahmedabad, India, Kamis, membawa lilin saat berdoa bagi para korban yang tewas dalam aksi teroris di Mumbai. Sedikitnya 125 orang tewas. STR/Dok. KOMPASPetugas pemadam kebakaran, Kamis (27/11/2008), berupaya memadamkan api yang membakar Hotel Taj Mahal di Mumbai, India (atas). Hotel mewah ini terbakar setelah diserang sekelompok teroris bersenjata, Rabu malam. Petugas, Kamis, menyelamatkan sejumlah penghuni hotel lewat tangga darurat setelah teroris menguasai dan menyandera sejumlah petugas dan tamu hotel (tengah). Anak-anak sekolah di Ahmedabad, India, Kamis, membawa lilin saat berdoa bagi para korban yang tewas dalam aksi teroris di Mumbai. Sedikitnya 125 orang tewas.

KOMPAS.com - Hari ini 11 tahun lalu, tepatnya 29 November 2008, aksi terorisme yang berlangsung selama tiga hari di Mumbai akhirnya bisa diakhiri.

Pihak keamanan India berhasil melumpuhkan seorang militan terakhir di Hotel Taj Mahal, Mumbai.

Akibat serangan terorisme yang berlangsung sejak 26 November tersebut, 195 orang meninggal, termasuk di antaranya 20 pasukan keamanan dan 26 warga asing.

Sementara itu, sembilan dari sepuluh orang pelaku teror ditembak mati di lokasi dan satu orang diamankan polisi.

Bagaimana kisahnya?

Baca juga: Hari Ini dalam Sejarah: Deklarasi Kemerdekaan Timor Timur atas Portugal

Kronologi

Tak ada yang mengira bahwa hari itu menjadi hari paling mencekam bagi penduduk Mumbai.

Dikutip dari Britannica, pada 26 November 2008, 10 pria bersenjata otomitasi dan membawa granat menyebar ke beberapa tempat umum di bagian selatan Mumbai.

Mereka datang ke Mumbai menggunakan kapal speedboat.

Mumbai sendiri terletak di pesisir Laut Arab sehingga menjadikan kota itu sebagai gerbang masuk ke India.

Kesepuluh orang itu menargetkan warga sipil di berbagai tempat umum, seperti Stasiun Kereta
Chatrapati Shivaji, Kafe Leopold, dua rumah sakit, dan gedung teater.

Aksi pertama dimulai sekitar pukul 22.30 di sejumlah lokasi yang berbeda.

Halaman:
Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X