Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 19/10/2019, 17:08 WIB
Mela Arnani,
Resa Eka Ayu Sartika

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Pelantikan Joko Widodo dan KH Ma’ruf Amin sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI terpilih periode 2019-2024 akan dilangsungkan Minggu (20/10/2019) siang.

Sejumlah persiapan seperti mobil tamu negara hingga pengamanan beberapa titik telah dilakukan sebelum pelantikan dilaksanakan.

Berikut pemaparan sejumlah fakta terkait acara upacara pelantikan yang akan masuk dalam daftar sejarah perjalanan Indonesia:

1. Pengamanan

Dikabarkan sebelumnya, sebanyak kurang lebih 30.000 aparat akan mengamankan acara upacara pelantikan yang digelar di Gedung Nusantara MPR RI, Jakarta ini.

Sementara itu, sebanyak 900 personel gabungan juga bersiaga di Mimika, Papua terkait pelantikan presiden dan wakil presiden ini.

Sejumlah jalan menuju gedung DPR ditutup hingga pelantikan presiden dan wakil presiden dilakukan.

Ratusan personel Brimob dan TNI berjaga di jalur depan gedung DPR, dari jalan layang Ladokgi hingga layang Slipi.

Namun, jalur lambat dari arah Slipi menuju Semanggi tampak dibuka seperti biasa. Tol dalam kota juga lancar dari kedua arah.

Baca juga: 30.000 Personel TNI-Polri Amankan Pelantikan Presiden-Wapres, Ini Fokus Pengamanan

2. Panggung hiburan

Akan ada panggung hiburan dan kuliner nusantara gratis di hari yang sama dengan pelaksanaan pelantikan.

Hal ini menjadi bentuk syukur atas terpilihnya kembali Jokowi sebagai presiden.

Akan ada enam panggung hiburan dengan menampilkan seluruh budaya dari 34 Propinsi di Indonesia.

Enam panggung itu berlokasi di sepanjang Patung Kuda hingga Istana Merdeka.

Area stan kuliner juga berada di lokasi yang sama. Masakan yang disediakan seperti nasi goreng, bakso, ketoprak, dan lain-lain.

Syukuran juga digelar di tiga tempat selain Jakarta, yakni Yogyakarta, Surabaya, dan Kuningan.

Baca juga: Fakta Pelantikan Jokowi-Maruf Amin, dari Dijaga 30.000 Aparat hingga Disediakan Stan Makanan Gratis

3. Dihadiri 9 kepala negara

Acara pelantikan presiden dan wakil presiden akan dihadiri 9 kepala negara di sekitar Asia Tenggara.

Halaman Berikutnya
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com