Di Balik Peringatan Hari Guru Sedunia dan Ancaman Krisis Tenaga Pendidik

Kompas.com - 05/10/2019, 19:20 WIB
Ribuan guru honorer se-Indonesia menggelar aksi demo menuntut Pemerintah untuk mengangkat guru honorer di depan Istana Negara, Kamis (15/1/2015) Warta Kota/ Panji Baskhara RamadhanRibuan guru honorer se-Indonesia menggelar aksi demo menuntut Pemerintah untuk mengangkat guru honorer di depan Istana Negara, Kamis (15/1/2015)

KOMPAS.com - Hari ini, 5 Oktober 2019, diperingati sebagai Hari Guru Sedunia yang ke-24.

Dilansir dari laman UNESCO, peringatan ini pertama diresmikan oleh United Nations Education, Scientific and Cultural Organizations (UNESCO) pada 5 Oktober 1994.

Hari Guru Sedunia ditetapkan untuk memperingati adopsi dari rekomendasi ILO/UNESCO pada 1966 tentang status guru.

Rekomendasi ini mengatur empat hak dan kewajiban guru serta standar yang harus dipenuhi, termasuk syarat-syarat awal, pendidikan lanjut, rekrutmen, ketenagakerjaan, dan syarat-syarat yang harus dipenuhi dalam kegiatan belajar dan mengajar.

Untuk melengkapi rekomendasi tahun 1966 tersebut, rekomendasi UNESCO tentang status pengajar pendidikan tinggi juga diperhatikan dan diadopsi pada tahun 1997 untuk memenuhi kebutuhan personel dalam pengajaran dan penelitian di pendidikan tinggi.

Dilansir dari laman resmi The Alberta Teachers Association, melalui rekomendasi tersebut, untuk pertama kalinya, guru sedunia diberi sebuah instrumen untuk menegaskan hak dan kewajibannya.

Dalam mengadopsi rekomendasi ini, pemerintah pun sepakat bahwa masyarakat memerlukan guru yang kompeten dan berkualitas.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Perhelatan Hari Guru Sedunia 2019 secara resmi akan digelar hari Senin (7/10/2019) di UNESCO Headquarters, Paris.

Peringatan kali ini berkolaborasi dengan United Nations Children's Fund (UNICEF), United Nations Development Programme (UNDP), International Labour Organization (ILO), dan Education International (EI) yang akan dirayakan secara global dengan berbagai kegiatan di dalamnya.

Baca juga: Sepak Terjang Yasonna Laoly, dari Politisi, Menkumham hingga Guru Besar Kriminologi

Krisis guru

Tahun ini, Hari Guru Sedunia mengangkat tema, "Young Teachers: The Future of The Profession".

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kenapa Beberapa Hari Ini Tiba-tiba Hujan? Ini Penjelasan BMKG

Kenapa Beberapa Hari Ini Tiba-tiba Hujan? Ini Penjelasan BMKG

Tren
Jadwal Penghentian Siaran TV Analog Wilayah Papua, Papua Barat, Maluku, dan Maluku Utara

Jadwal Penghentian Siaran TV Analog Wilayah Papua, Papua Barat, Maluku, dan Maluku Utara

Tren
Video Viral Petugas Mal Bersihkan Kotoran Hewan Peliharaan Pengunjung, Ini Penjelasan Manajemen

Video Viral Petugas Mal Bersihkan Kotoran Hewan Peliharaan Pengunjung, Ini Penjelasan Manajemen

Tren
Bocoran Samsung Galaxy M32, Baterai 6.000 mAh dan Harga Rp 2 Jutaan

Bocoran Samsung Galaxy M32, Baterai 6.000 mAh dan Harga Rp 2 Jutaan

Tren
Jangan Sembarangan, Pilih Waktu Terbaik Mengonsumsi Vitamin

Jangan Sembarangan, Pilih Waktu Terbaik Mengonsumsi Vitamin

Tren
Jadwal Seleksi Mandiri UNY 2021: Syarat dan Cara Pendaftarannya

Jadwal Seleksi Mandiri UNY 2021: Syarat dan Cara Pendaftarannya

Tren
INFOGRAFIK: Syarat Vaksin Covid-19 Gratis untuk Warga DKI Usia 18 Tahun ke Atas

INFOGRAFIK: Syarat Vaksin Covid-19 Gratis untuk Warga DKI Usia 18 Tahun ke Atas

Tren
Dugaan Penyebab Christian Erikson Kolaps Saat Denmark Vs Finlandia di Euro 2020

Dugaan Penyebab Christian Erikson Kolaps Saat Denmark Vs Finlandia di Euro 2020

Tren
Covid-19 Sudah Bunuh 3,7 Juta Orang di Dunia dalam Waktu 18 Bulan

Covid-19 Sudah Bunuh 3,7 Juta Orang di Dunia dalam Waktu 18 Bulan

Tren
Belajar dari Tsunami, Kota di Jepang Berhasil Vaksinasi Covid-19 Mayoritas Penduduknya

Belajar dari Tsunami, Kota di Jepang Berhasil Vaksinasi Covid-19 Mayoritas Penduduknya

Tren
Kasus Covid-19 Melonjak, Ini Penyebab dan Daerah dengan Kasus Tinggi

Kasus Covid-19 Melonjak, Ini Penyebab dan Daerah dengan Kasus Tinggi

Tren
Jadwal Penghentian Siaran TV Analog di Wilayah Sumut, Sumbar, dan Sumsel

Jadwal Penghentian Siaran TV Analog di Wilayah Sumut, Sumbar, dan Sumsel

Tren
Mengenang Toeti Heraty, Rekam Jejak, dan Sajak-sajaknya

Mengenang Toeti Heraty, Rekam Jejak, dan Sajak-sajaknya

Tren
Isu Gempa dan Tsunami Dahsyat, Ketahui Beda Potensi dan Prediksi!

Isu Gempa dan Tsunami Dahsyat, Ketahui Beda Potensi dan Prediksi!

Tren
Viral Foto Petugas Mal Pelayanan Publik Makan Pentol saat Layani Warga, Ini Kata Pemkot Surabaya

Viral Foto Petugas Mal Pelayanan Publik Makan Pentol saat Layani Warga, Ini Kata Pemkot Surabaya

Tren
komentar
Close Ads X