Enzo dan Ujian Patriotisme Kita

Kompas.com - 15/08/2019, 16:55 WIB
Reka Ulang Serangan Umum 1 Maret 1949 - Anggota Komunitas Jogjakarta 1945 beserta komunitas pegiat sejarah dari berbagai daerah melakukan reka ulang peristiwa Serangan Umum 1 Maret 1949 di halaman Museum Benteng Vredeburg, Yogyakarta, Minggu (1/3/15). Acara tersebut untuk mengenang jasa pahlawan yang terlibat dalam peristiwa tersebut serta untuk menggugah semangat patriotisme masyarakat. KOMPAS/FERGANATA INDRA RIATMOKOReka Ulang Serangan Umum 1 Maret 1949 - Anggota Komunitas Jogjakarta 1945 beserta komunitas pegiat sejarah dari berbagai daerah melakukan reka ulang peristiwa Serangan Umum 1 Maret 1949 di halaman Museum Benteng Vredeburg, Yogyakarta, Minggu (1/3/15). Acara tersebut untuk mengenang jasa pahlawan yang terlibat dalam peristiwa tersebut serta untuk menggugah semangat patriotisme masyarakat.

KEPALA Staf TNI Angkatan Darat Jenderal Andika telah memutuskan Enzo Zenz Allie tetap di Akademi Militer setelah melakukan self assessment dan self report melalui pengambilan data eksplisit terhadap Enzo dan 364 siswa taruna akademi militer lainnya.

Kita layak mengapresiasi TNI AD, yang memiliki kearifan melakukan kajian secara ilmiah sebagai dasar pertimbangan bagi Enzo untuk tetap menjadi taruna Akmil.

Enzo layak dipertahan karena hasil self assessment Enzo meraih nilai 84 persen atau 5,9 dari maksimal 7 untuk Indeks Moderasi Bernegara.

Enzo Allie sebagai calon perwira TNI, "tidak boleh cacat ideologi atau mengimani ideologi yang berbeda dengan Pancasila", sebagaimana disikapi Wawan Hari Purwanto selaku juru bicara Badan Intelijen negara (BIN).

Ujian nyata bagi Enzo selanjutnya adalah membuktikan secara nyata, baik sebagai taruna dan prajurit TNI patriot merah-putih yang akan turut mengawal tegaknya empat pilar kebangsaan yaitu Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI, dan UUD 1945.

Pada hakikatnya kisah Enzo adalah ujian patriotisme bagi kita semua. Yang membedakan, Enzo sudah melewati beberapa tahap ujian.

Semoga Enzo mampu melewati tahapan ujian selanjutnya hingga tahapan akhir yang terbaik dengan tercapai niat menjadi prajurit dan perwira TNI yang saleh dan mampu memberi pengaruh baik bahwa Indonesia milik semua golongan untuk mampu bekerja sama secara harmoni.

Ujian patriotisme

Setidaknya ada tiga parameter ujian patriotisme bagi kita sebagai anak bangsa, yaitu parameter hubungan emosional, formal, dan fungsional terkait hubungan warga negara dengan negaranya.

Kamus Besar Bahasa Indonesia memaknai patriotisme adalah sikap seseorang yang bersedia mengorbankan segala-galanya untuk kejayaan dan kemakmuran Tanah Airnya, semangat cinta Tanah Air, dan nasionalisme. Sikap seperti ini amat diperlukan dalam pembangunan.

Jadi esensi makna patriotisme adalah tentang cinta, kesetiaan, dan pembuktian pengorbanan (bela negara) yang dilandasi keikhlasan dan komitmen terbaik seorang warga negara terhadap bangsa dan negaranya.

Parameter pertama, hubungan emosional kita dengan negara hakikatnya adalah menyatunya emosi kita sebagai manusia dengan tanah dan air (negara) yang kita diami dengan dilatari rasa cinta.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X