Bendera Pusaka Pernah Hilang, Ini Ceritanya

Kompas.com - 25/08/2021, 13:00 WIB
Ibu Fatmawati ketika sedang menjahit bendera Merah-Putih yang akhirnya menjadi Bendera Pusaka, bulan Oktober 1944 Arsip KompasIbu Fatmawati ketika sedang menjahit bendera Merah-Putih yang akhirnya menjadi Bendera Pusaka, bulan Oktober 1944

KOMPAS.com - Bendera Pusaka Merah Putih pertama kali dijahit oleh Ibu Fatmawati, istri dari Presiden pertama Indonesia, Soekarno. 

Saat ini, bendera kebangsaan tersebut telah disimpan di Monumen Nasional atau Monas. 

Bendera Merah Putih ini merupakan tanda merdekanya Indonesia sewaktu masih dalam masa perjuangan. 

Kendati demikian, bendera Pusaka Indonesia ini rupanya sempat menghilang, tepatnya ketika peralihan kekuasaan dari Soekarno ke Soeharto. 

Baca juga: Gadis Rasid: Kiprah dan Perjuangannya

Agustus 1967

Soekarno mengumandangkan proklamasi kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945. 

Maka, setiap tanggal tersebut, akan ada upacara pengibaran bendera Merah Putih untuk merayakan hari kemerdekaan Indonesia. 

Namun, pada suatu hari, ketika hendak melakukan pengibaran bendera, sang pusaka Merah Putih ternyata telah hilang. 

Hal ini terjadi tepatnya pada Agustus 1967. 

Kenyataan bahwa Bendera Pusaka dijahit oleh Fatmawati membuat Soekarno merasa bahwa Bendera Pusaka merupakan milik pribadi Bung Karno. 

Terkait kepemilikan Bendera Pusaka ini juga sempat menjadi masalah kecil, tetapi pada akhirnya Bung Karno menyadari bahwa Bendera Pusaka telah menjadi milik bangsa Indonesia. 

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.