Negara-negara yang Mendukung Kemerdekaan Indonesia

Kompas.com - 22/05/2021, 15:49 WIB
Seorang pecinta paralayang melintas di atas tebing saat pengibaran Bendera Merah Putih terpanjang di Pantai Pandawa, Badung, Bali, Senin (14/8/2017). Pengibaran Bendera Merah Putih sepanjang 800 meter tersebut untuk memperingati HUT ke-72 Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, memperkuat nasionalisme dan sekaligus memecahkan rekor MURI. ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana/pd/17. ANTARA FOTO/Nyoman BudhianaSeorang pecinta paralayang melintas di atas tebing saat pengibaran Bendera Merah Putih terpanjang di Pantai Pandawa, Badung, Bali, Senin (14/8/2017). Pengibaran Bendera Merah Putih sepanjang 800 meter tersebut untuk memperingati HUT ke-72 Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, memperkuat nasionalisme dan sekaligus memecahkan rekor MURI. ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana/pd/17.

KOMPAS.com - Indonesia dinyatakan merdeka pada 17 Agustus 1945 setelah Presiden Soekarno mengumandangkan proklamasi kemerdekaan.

Namun, setelah memproklamasikan kemerdekaan, ada beberapa syarat lain yang harus dipenuhi oleh suatu negara agar diakui kemerdekaannya.

Salah satu syaratnya adalah membutuhkan dukungan dan pengakuan dari negara-negara lain. 

Tiga negara pertama yang mendukung kemerdekaan Indonesia adalah:

  1. Mesir
  2. India
  3. Australia

Baca juga: Makna Proklamasi bagi Kehidupan Bangsa Indonesia saat Ini

Mesir 

Dukungan Mesir terhadap Indonesia yaitu sewaktu Muhammad Abdul Mu'im selaku Konsul Jenderal Mesir datang ke Yogyakarta pada 13-16 Maret 1947. 

Tujuan kedatangannya ini adalah untuk menyampaikan pesan dari Liga Arab yang mendukung kemerdekaan Indonesia. 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Liga Arab adalah organisasi yang terdiri dari negara-negara Arab. 

Peran Mesir ini sangat besar dalam pengakuan kemerdekaan Indonesia, karena Mesir menjadi negara yang sering mengeluarkan anjuran agar negara-negara anggota Liga Arab mengakui kemerdekaan Indonesia. 

Mesir berhasil meyakinkan Suriah, Qatar, Irak, dan Arab Saudi untuk mendukung kemerdekaan Indonesia. 

Sekretaris Jenderal Departemen Luar Negeri, Kamil Abdurahim Bey menyampaikan dukungannya kepada Indonesia secara de facto pada 22 Maret 1946. 

Halaman Selanjutnya
Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.