Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Contoh Sikap Tenggang Rasa di Lingkungan Sekolah

Kompas.com - 02/07/2022, 07:00 WIB
Vanya Karunia Mulia Putri

Penulis

KOMPAS.com - Menjaga persatuan dan kesatuan bangsa bisa dilakukan dengan menumbuhkan tenggang rasa.

Sudah sepatutnya, kita sebagai masyarakat Indonesia memelihara sikap tenggang rasa, terlebih lagi di tengah pluralisme.

Menurut Huri Suhendri dalam jurnal Pengembangan Instrumen Pengukuran Tenggang Rasa Peserta Didik (2017), tenggang rasa merupakan sikap menghargai dan menghormati orang lain, baik secara lisan maupun perbuatan.

Tenggang rasa adalah sikap hidup yang mencerminkan rasa menghargai dan menghormati orang lain. Bisa dilakukan dengan menjaga ucapan, perbuatan, serta tingkah laku.

Dalam buku Materi Pendidikan Karakter: Pegangan Guru dan Orangtua (2021) karya A. M. Mangunhardjana, dituliskan bahwa sikap tenggang rasa merupakan salah satu faktor pendukung kerukunan, kerja sama, dan hubungan yang baik.

Baca juga: Contoh Perilaku Tenggang Rasa dalam Kehidupan Masyarakat

Contoh tenggang rasa di lingkungan sekolah

Sikap tenggang rasa bisa ditumbuhkan sejak di lingkungan sekolah. Harapannya, ketika lulus, siswa bisa menerapkan sikap tenggang rasa dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Berikan minimal 3 contoh tenggang rasa di lingkungan sekolah!

Dikutip dari buku Kebaikan Akhlak dan Budi Pekerti (2019) karangan Retno Widiyastuti, tiga contoh tenggang rasa di lingkungan sekolah adalah:

  1. Tidak bersikap sombong
  2. Bergaul tanpa membeda-bedakan teman
  3. Tidak memamerkan kekayaan atau kedudukan orangtuanya di sekolah.

Contoh tenggang rasa di lingkungan sekolah ialah:

  1. Menghormati guru yang sedang mengajar
  2. Membantu teman yang mengalami kesulitan belajar
  3. Menolong teman atau guru yang kesulitan
  4. Mau berteman dengan siapa saja, tanpa memandang agama, suku, dan rasnya
  5. Menghormati teman atau guru yang sedang beribadah
  6. Menghargai agama dan kepercayaan orang lain
  7. Memberi makanan kepada teman yang tidak membawa bekal.

Baca juga: Pengertian Toleransi beserta Contohnya

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya

Terkini Lainnya

4 Wujud Diferensiasi Sosial beserta Penjelasannya

4 Wujud Diferensiasi Sosial beserta Penjelasannya

Skola
Stratifikasi Sosial dan Sifatnya

Stratifikasi Sosial dan Sifatnya

Skola
Lapisan Matahari beserta Penjelasannya

Lapisan Matahari beserta Penjelasannya

Skola
Cara Mengubah Active Voice ke Passive Voice

Cara Mengubah Active Voice ke Passive Voice

Skola
Unsur-unsur Komunikasi Intrapersonal

Unsur-unsur Komunikasi Intrapersonal

Skola
3 Bedanya El Nino dan La Nina, Apa Saja?

3 Bedanya El Nino dan La Nina, Apa Saja?

Skola
Majas Pleonasme: Pengertian dan Contohnya

Majas Pleonasme: Pengertian dan Contohnya

Skola
Hafal atau Hapal, Mana Penulisan yang Benar?

Hafal atau Hapal, Mana Penulisan yang Benar?

Skola
Perubahan Lingkungan dan Upaya Pelestarian Kekayaan Alam

Perubahan Lingkungan dan Upaya Pelestarian Kekayaan Alam

Skola
Energi Alternatif: Jenis, Keuntungan, dan Kesulitan Pemanfaatan

Energi Alternatif: Jenis, Keuntungan, dan Kesulitan Pemanfaatan

Skola
Penyebab Terjadinya Banjir dan Cara Mencegahnya

Penyebab Terjadinya Banjir dan Cara Mencegahnya

Skola
50 Arane Kembang dalam Bahasa Jawa

50 Arane Kembang dalam Bahasa Jawa

Skola
Jawaban dari Soal 'Diketahui PQ//ST = 8, RT = 4 cm'

Jawaban dari Soal "Diketahui PQ//ST = 8, RT = 4 cm"

Skola
Bedanya Paguyuban dan Patembayan

Bedanya Paguyuban dan Patembayan

Skola
Mengenal Gejala Sosial di Masyarakat

Mengenal Gejala Sosial di Masyarakat

Skola
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com