Kompas.com - 07/02/2022, 18:59 WIB


KOMPAS.comMenyublim adalah peristiwa berubahnya zat dalam bentuk padat menjadi bentuk gas tanpa mengalami pencairan. Peristiwa sehari-hari apa sajakah yang menunjukkan terjadinya peristiwa menyublim?

Es kering

Pernahkah kamu melihat es kering atau dry ice mengeluarkan banyak asap? Hal tersebut menandakan dry ice sedang menyublim. Dry ice berubah dari bentuk padatan menjadi gas secara langsung tanpa mengalami fase cair terlebih dahulu.

Dilansir dari Science World, dry ice menyublim pada suhu -78 °C di bawah tekanan atmosfer normal yaitu 1 atm. Pada suhu tersebut, dry ice berubah menjadi gas karbon dioksida.

Baca juga: Perubahan Wujud Benda

Kapur barus

Kapur barus atau kamper biasanya diletakkan di dalam rumah untuk menghindari bau dan hama. Namun, setelah disimpan beberapa lama kapur barus akan makin mengecil dan menghilang tanpa meninggalkan residu apa-apa.

Hal tersebut dikarenakan kapur baru terbuat dari zat kimia bernama naftalena. Naftalena gampang menyublim karena diikat oleh gaya van der Waals yang relatif lemah. Hal tersebut membuat kapur barus menyublim menjadi gas.

Padatan arsenik

Mengapa padatan arsenik dapat mengalami peristiwa menyublim? Hal tersebut dikarenakan padatan arsenik ketika dipanaskan langsung berubah dari fasa padat ke fasa gas, tanpa mengalami meleleh dalam fasa cair.

Dilansir dari Royal Society of Chemistry, padatan arsenik menyublim pada suhu 616 °C. Arsenik tidak meleleh dan langsung menyublim, karena titik lelehnya sangat tinggi yaitu 817 °C, di mana arsenik sudah terlebih dahulu menyublim sebelum sempat meleleh.

Baca juga: Contoh Peristiwa Mencair dalam Kehidupan Sehari-hari

Printer sublimasi

Contoh peristiwa sublimasi dalam kehidupan sehari-hari selanjutnya adalah printer sublimasi. Printer sublimasi mencetak gambar dengan menggunakan pewarna padat yang diuapkan ke permukaan kertas.

Printer sublimasi sering digunakan dalam ilmu forensik, terutama untuk mengenali sidik jari.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.