Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Bagaimana Sifat Komunikasi Kelompok?

Kompas.com - 22/01/2022, 09:00 WIB
Vanya Karunia Mulia Putri

Penulis

KOMPAS.com - Sifat komunikasi kelompok, yakni memengaruhi satu sama lain, terjadi secara tatap muka, terjalin di antara tiga orang atau lebih, dan biasanya berada di bawah pengawasan seorang pemimpin.

Komunikasi kelompok adalah komunikasi yang terjalin di antara tiga orang atau lebih secara tatap muka, dalam rangka meraih tujuan bersama.

Sifat komunikasi kelompok

Menurut Ali Nurdin dalam buku Komunikasi Kelompok dan Organisasi (2014), pada prinsipnya komunikasi kelompok adalah interaksi tatap muka, guna memperoleh maksud atau tujuan yang dikehendaki.

Tujuan tersebut, antara lain memberi dan mendapatkan informasi, pemeliharaan diri, serta pemecahan masalah agar semua anggota dapat menumbuhkan karakteristik pribadi anggota lainnya dengan akurat.

Dikutip dari buku Komunikasi Antarbudaya: di Era Budaya Siber (2012) karya Rulli Nasrullah, Dan B. Curtis, James J. Floyd dan Jerril L. Winsor menyebutkan tiga sifat utama dari komunikasi kelompok, yakni:

Baca juga: Definisi Komunikasi Kelompok dan Bentuknya

Komunikasi kelompok terjadi secara tatap muka, saat berkumpulnya tiga orang atau lebih

Artinya para anggota kelompok saling berkomunikasi secara tatap muka, demi mempermudah usaha mereka dalam mencapai tujuan bersama.

Agar bisa disebut komunikasi kelompok, jumlah anggotanya minimal tiga dan bertemu secara tatap muka. Adapun, jumlah anggota tersebut sangat menentukan pembagian komunikasi kelompok kecil atau besar.

Berada di bawah pengawasan seorang pemimpin untuk meraih tujuan dan sasaran bersama

Komunikasi kelompok umumnya berada di bawah pengawasan seorang pemimpin atau penanggung jawab. Supaya proses komunikasinya lebih terarah pada upaya mencapai tujuan bersama.

Saling memengaruhi satu sama lain

Sifat komunikasi kelompok adalah saling memengaruhi satu sama lain. Artinya tiap anggota memiliki pengaruh atau bisa memberi pengaruh pada anggota lainnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya

Terkini Lainnya

14 Unsur Tatahan dalam Wayang Kulit

14 Unsur Tatahan dalam Wayang Kulit

Skola
Pengertian 'Lakon' dan Jenisnya dalam Pementasan Wayang Purwa

Pengertian "Lakon" dan Jenisnya dalam Pementasan Wayang Purwa

Skola
Pengertian 'Sanggit' dalam Dunia Pewayangan

Pengertian "Sanggit" dalam Dunia Pewayangan

Skola
Kisah Perang Bharatayuddha dalam Pewayangan Jawa

Kisah Perang Bharatayuddha dalam Pewayangan Jawa

Skola
Mengenal Tokoh Wayang Togog

Mengenal Tokoh Wayang Togog

Skola
Karakter Tokoh Dewi Sinta dalam Versi Ramayana

Karakter Tokoh Dewi Sinta dalam Versi Ramayana

Skola
Penokohan dalam Cerita Wayang Ramayana beserta Karakternya

Penokohan dalam Cerita Wayang Ramayana beserta Karakternya

Skola
Mengenal Pewayangan Mahabharata

Mengenal Pewayangan Mahabharata

Skola
Apa Itu Komunikasi Bencana?

Apa Itu Komunikasi Bencana?

Skola
Pengertian Pasar Global dan Ciri-cirinya

Pengertian Pasar Global dan Ciri-cirinya

Skola
Instrumen Perlindungan Hak Asasi PBB

Instrumen Perlindungan Hak Asasi PBB

Skola
Ciri-ciri Teks Argumentasi, Apa Saja?

Ciri-ciri Teks Argumentasi, Apa Saja?

Skola
Mengenal Cerita Fiksi dan Nonfiksi

Mengenal Cerita Fiksi dan Nonfiksi

Skola
Kalimat Majemuk Setara: Pengertian, Ciri-ciri, dan Contohnya

Kalimat Majemuk Setara: Pengertian, Ciri-ciri, dan Contohnya

Skola
Bedanya Konjungsi Koordinatif dan Subordinatif

Bedanya Konjungsi Koordinatif dan Subordinatif

Skola
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com