Kompas.com - 05/08/2021, 14:45 WIB
Member gathering KGVC, di BBJ, Jakarta, Sabtu (3/9/2016), dibuka dengan tari piring Kompas.com/YosiaMember gathering KGVC, di BBJ, Jakarta, Sabtu (3/9/2016), dibuka dengan tari piring

KOMPAS.com - Dalam karya seni tari, pola lantai haruslah dikuasai. Bisa dikatakan setiap karya seni tari mempunyai pola lantainya masing-masing. Sebagai contoh, antara tari tunggal dengan tari berkelompok, pola lantai yang digunakan akan berbeda.

Menurut Damri Aprizal dalam jurnal Tari Pagar Pengantin pada Upacara Pernikahan di Kota Palembang (2017), pola lantai merupakan lintasan atau garis yang menentukan bentuk pola dalam karya seni tari yang ditampilkan di atas panggung, membentuk suatu formasi.

Lintasan ini artinya menjadi acuan bagi penari untuk berpindah tempat, bergerak, hingga membentuk suatu formasi dalam penyajian tari. Pola lantai bisa dibuat sesuai dengan jumlah penarinya, yakni tunggal, berpasangan, atau berkelompok.

Baca juga: Jenis Pola Lantai dalam Seni Tari

Jenis pola lantai dan contohnya

Mengutip dari buku Pendidikan Seni Tari (2018) karya Taat Kurnita Yeniningsih, pola lantai dalam tari dibagi menjadi dua jenis, yakni pola garis lurus serta pola garis lengkung.
Berikut penjelasannya:

  • Pola lantai garis lurus

Pola lantai garis lurus menampilkan kesan kuat, kokoh, dan jelas dalam penyajian tari. Umumnya lebih sering digunakan oleh penari tunggal, namun juga bisa diterapkan dalam tari berpasangan ataupun berkelompok. Berikut tiga bentuk penyajian tari pola lantai garis lurus, yaitu:

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

  1. Pola lantai diagonal
    Dalam pola ini, penari bergerak membentuk garis melintang dari sudut kiri bawah ke kanan atas atau sebaliknya. Contoh tariannya adalah Tari Gending Sriwijaya dari Sumatra Selatan serta Tari Pendet dari Bali.
  2. Pola lantai horizontal
    Dalam pola ini, penari bergerak membentuk garis dari kiri ke kanan dan sebaliknya. Contoh tariannya adalah Tari Indang dari Sumatra Barat dan Tari Saman dari Aceh.
  3. Pola lantai vertikal
    Dalam pola ini, penari bergerak mirip seperti pola horizontal. Hanya saja gerakannya membentuk garis dari depan ke belakang. Contoh tariannya adalah Tari Yospan dari Papua serta Tari Serimpi dari Jawa Tengah.
  • Pola lantai garis lengkung

Pola lantai ini menimbulkan kesan lemah, tetapi juga menarik dan terlihat samar-samar. Umumnya lebih sering digunakan oleh penari berkelompok.

Secara garis besar, pola garis lengkung dibagi menjadi beberapa jenis, yaitu pola lantai lingkaran, pola lantai angka delapan, serta pola lantai melengkung ke belakang.

Contoh tariannya:

  1. Tari Kecak dari Bali (pola lantai lingkaran)
  2. Tari Andun dari Bengkulu (pola lantai lingkaran)
  3. Tari Piring dari Sumatra Barat (pola lantai angka delapan)
  4. Tari Randai dari Sumatra Barat (pola lantai garis lengkung).

Baca juga: Pola Lantai Garis Lengkung: Contoh Tarian Daerah dan Gambarnya

Contoh tarian beserta pola lantainya

Berikut penjelasan tentang contoh tarian serta pola lantainya:

  1. Tari Tandak dari Riau
    Tarian ini menggunakan pola lantai gabungan lingkaran, lurus, serta zig-zag.
  2. Tari Jaran Kepang dari Yogyakarta
    Tarian ini menggunakan pola lantai gabungan lurus dan lengkung. Lebih spesifiknya, tarian ini memakai pola melingkar, garis vertikal serta horizontal.
  3. Tari Baris Gede dari Bali
    Tarian ini menggunakan pola lantai garis lurus.
  4. Tari Bungong Jeumpa dari Aceh
    Tarian ini menggunakan pola lantai vertikal dan horizontal. Penari akan membentuk garis lurus, dari depan ke belakang, dan juga membentuk garis menyamping dari kanan ke kiri.
  5. Tari Ma’badong dari Sulawesi Selatan
    Tarian ini menggunakan pola lantai melengkung.
  6. Tari Jaipong dari Jawa Barat
    Tarian ini menggunakan pola garis lurus. Lebih spesifiknya menggunakan pola horizontal (menyamping dari kanan ke kiri), pola vertikal (lurus dari depan ke belakang), serta diagonal (dari sudut kiri bawah ke kanan atas atau sebaliknya).

Baca juga: Fungsi Pola Lantai dalam Seni Tari


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.