Kompas.com - 10/05/2021, 13:28 WIB
Alat musik sasando dimainkan oleh Jeremiah August Pah seniman musik di Rote, Nusa Tenggara Timur WIKI COMMON/ Fakhri AninditaAlat musik sasando dimainkan oleh Jeremiah August Pah seniman musik di Rote, Nusa Tenggara Timur

KOMPAS.com - Nusa Tenggara Timur (NTT) sangat terkenal dengan keindahan alamnya. Provinsi ini memiliki banyak kekayaan budaya, salah satunya alat musik daerah.

Alat musik yang ada di NTT ini merupakan hasil kebudayaan masyarakat tersebut. Sehingga dari masa ke masa terus berkembang hingga dikenal masyarakat Indonesia hingga mancanegara.

Apa sajakah alat musik daerah NTT?

  • Sasando

Mengutip dari situs Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), sasando menjadi salah satu alat musik daerah NTT yang sangat terkenal di Indonesia bahkan di tingkat internasional.

Sasando merupakan alat musik petik yang cara memainkannya kurang lebih hampir sama seperti harpa. Sasando dimainkan dengan dipetik menggunakan kedua tangan.

Baca juga: Daftar Alat Musik Tradisional di Indonesia

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

 

Alat musik daerah ini memiliki jumlah senar atau dawai yang berbeda. Ada yang berjumlah 28, tetapi ada juga yang jumlahnya 58. Sasando terbuat dari bambu sebagai tempat resonansinya dan dikelilingi bantalan kayu untuk menahan senarnya.

  • Tatabuang

Alat musik daerah ini berasal dari Lamanole, Flores Timur. Menurut kepercayaan warga sekitar, alat musik ini dibawa oleh Suku Maluku ke Flores Timur, sehingga tatabuang memiliki kemiripan dengan alat musik daerah Maluku, yakni totobuang.

Tatabuang dimainkan dengan cara dipukul. Cara meletakannya pun bisa digantung lalu dipukul atau diletakkan di pangkuan pemain sambil dipukul. Alat musik ini terbuat dari kayu sukun yang bagian tengahnya dihilangkan untuk resonansi.

  • Tambur Terompet

Tambur terompet berasal dari Desa Armaba, Kecamatan Pantar Tengah. Walau bernama tambur terompet, namun alat musik ini dimainkan dengan cara dipukul.

Tambur terompet terbuat dari kayu lai (kurma hutan), rotan serta kulit rusa. Alat musik ini sering digunakan dalam upacara adat serta untuk mengiringi tarian daerah Lego-Legi.

Baca juga: 5 Alat Musik Tradisional NTB

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X