Kompas.com - 22/03/2021, 13:01 WIB
Presiden AS Ronald Reagan (kiri) dan pemimpin Soviet Mikhail Gorbachev berjabat tangan saat pertemuan puncak di Reykjavík, Islandia, Oktober 1986 britannica.comPresiden AS Ronald Reagan (kiri) dan pemimpin Soviet Mikhail Gorbachev berjabat tangan saat pertemuan puncak di Reykjavík, Islandia, Oktober 1986

KOMPAS.com - Saat menjabat jadi Presiden Uni Soviet, Mikhail Gorbachev meluncurkan perestroika atau yang lebih dikenal dengan restrukturisasi politik dan ekonomi.

Program restrukturisasi politik dan ekonomi ini diluncurkan pada 1985 dan diterapkan pada 1987. Dalam menjalankan perestroika-nya, Mikhail Gorbachev membuat dua kebijakan ekonomi besar.

Kebijakan pertama ditujukan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Kebijakan kedua difokuskan untuk penanaman modal, tujuannya untuk meningkatkan basis teknologi dan ekonomi di Uni Soviet.

Latar belakang restrukturisasi ekonomi dan politik

Saat menyampaikan pidato pertamanya di St. Petersburg, atau Leningrad saat itu, pada 1985, Gorbachev mengkritik sistem ekonomi Uni Soviet. Ia menganggap sistem ekonomi yang diterapkan sama sekali tidaklah efisien.

Baca juga: Sejarah Runtuhnya Uni Soviet (1991)

Mikhail Gorbachev melihat adanya kekurangan pada sistem ekonomi yang lama. Ia beranggapan jika sistem ekonomi ini berdampak buruk pada hasil produksi serta tidak memperhatikan kepuasan konsumen.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebagai salah satu negara yang makmur dengan kekayaan sumber daya alamnya. Pertumbuhan ekonomi Uni Soviet dipandang cukup lambat, bahkan pernah mengalami krisis ekonomi yang sangat parah.

Hal inilah yang melatarbelakangi munculnya perestroika atau restrukturisasi ekonomi dan politik oleh Mikhail Gorbachev. Harapannya sistem ekonomi Uni Soviet kian membaik dan dapat menyamai kekuatan ekonomi negara Barat.

Menurut Basa Alim Tualeka dalam buku 25 Pemimpin Hebat (2012), saat restrukturisasi ekonomi dijalankan, Gorbachev berupaya untuk membuat jalannya birokrasi menjadi lebih efisien serta praktis.

Selain itu, lewat kebijakannya ini, Gorbachev juga berupaya untuk memberantas korupsi yang telah berlangsung sejak lama serta memperbaiki hubungan luar negeri, khususnya dengan Amerika Serikat.

Baca juga: Perjanjian Damai Perang Dunia II

Ciri restrukturisasi ekonomi dan politik

Dilansir dari Encyclopaedia Britannica, perestroika atau restrukturisasi ekonomi dan politik oleh Gorbachev ini lebih menekankan pada pertumbuhan ekonomi Uni Soviet. Maka kebijakan ekonomi yang dibuatnya lebih berfokus pada bidang ekonomi.

Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X