Kompas.com - 22/03/2021, 11:18 WIB
Tembok Berlin menapaki jalan melalui kota Berlin Tembok Berlin menapaki jalan melalui kota Berlin

KOMPAS.com - Tembok Berlin adalah salah satu tujuan wisata yang memiliki nilai sejarah di Jerman. Pada akhir Perang Dunia II, Kota Berlin di Jerman terbagi menjadi dua yaitu Barat dan Timur yang diduduki oleh Uni Soviet. Kedua pihak tersebut mengalami perang dingin dalam waktu yang cukup lama.

Penduduk Jerman Timur kemudian banyak yang melarikan diri ke Barat karena tidak setuju dengan pemerintahan komunis di Timur.

Puluhan ribu penduduk yang merupakan dokter, insinyur, teknisi, guru, dan sebagainya melarikan diri ke Barat sehingga mengurangi sumber daya pekerja terampil di Timur.

Khawatir terus kehilangan penduduk, Jerman Timur memblokade jalan ke Barat. Dilansir dari History, pada malam 12 Agustus 1961 akses ke Barat ditutup oleh kawat berduri dan pada 15 Agustus 1961 pagar tersebut diganti dengan beton yang kemudian dikenal sebagai tembok Berlin.

Baca juga: Peristiwa Reunifikasi Jerman (1990)

Tembok Berlinthoughtco.com Tembok Berlin

Runtuhnya Tembok Berlin

Runtuhnya tembok Berlin diawali oleh kedudukan blok komunis yang melemah dan mulai goyah dalam perang dingin.

Dilansir dari TIME, Gunter Schabowski, pejabat partai Berlin Timur dalam konferensi pers mengatakan bahwa relokasi permanen akan segera dilakukan melalui semua pos pemeriksaan perbatasan Jerman Timur ke Jerman Barat.

Pejabat Partai Persatuan Sosialis Jerman (SED), Schabowski memperoleh ketenaran di seluruh dunia pada November 1989 karena secara tidak sengaja memulai penghancuran perbatasan dalam Jerman, termasuk Tembok Berlin di Jerman.Eric BOUVET Pejabat Partai Persatuan Sosialis Jerman (SED), Schabowski memperoleh ketenaran di seluruh dunia pada November 1989 karena secara tidak sengaja memulai penghancuran perbatasan dalam Jerman, termasuk Tembok Berlin di Jerman.

Namun pers memberitakan, bahwa gerbang Berlin akan dibuka sehingga orang dari kedua sisi Jerman berkumpul dalam kelompok yang sangat besar.

Pada malam setelah pernyataan Gunter Schabowski keluar, kerumunan massa bergerak melewati gerbang tembok Berlin membuat para penjaga kewalahan dan tidak bisa berbuat apa-apa.

Baca juga: Sejarah Runtuhnya Uni Soviet (1991)

Tembok Berlin runtuh tanggal 9 November 1989 berarti telah terbuka jalan menuju Jerman Barat. Jutaan penduduk baik dari Jerman Barat dan Jerman timur bertemu dengan kerabatnya yang terpisah.

Euforia berupa tangisan dan teriakan kebebasan menggema di Berlin, mengingat ratusan orang telah ditembak mati karena mencoba menyebrangi tembok Berlin.

Penduduk yang bersuka cita merobohkan Tembok Berlin dengan palu dan pahat. Runtuhnya tembok Berlin adalah simbol keruntuhan blok komunis dan juga berakhirnya perang dingin. Sehingga Jerman yang pemerintahannya terbagi-bagi kembali menyatu ke dalam satu negara Jerman lagi.


Sumber Time,History
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Alat Musik Daerah Bengkulu

Alat Musik Daerah Bengkulu

Skola
Akordeon, Alat Musik Daerah Sumatera Selatan

Akordeon, Alat Musik Daerah Sumatera Selatan

Skola
Mengenal Alat Musik Gendang Panjang, Kepulauan Riau

Mengenal Alat Musik Gendang Panjang, Kepulauan Riau

Skola
8 Alat Musik Daerah Sumatera Utara

8 Alat Musik Daerah Sumatera Utara

Skola
Rumah Banjar Khas Kalimantan Selatan

Rumah Banjar Khas Kalimantan Selatan

Skola
Souraja, Rumah Adat Sulawesi Tengah

Souraja, Rumah Adat Sulawesi Tengah

Skola
Rumah Melayu Atap Lipat Kajang di Riau

Rumah Melayu Atap Lipat Kajang di Riau

Skola
Rumah Tradisional Sasadu, Khas Maluku Utara

Rumah Tradisional Sasadu, Khas Maluku Utara

Skola
Rumah Palimbangan, Rumah Tradisional Kalimantan Selatan

Rumah Palimbangan, Rumah Tradisional Kalimantan Selatan

Skola
Melayu Atap Lontik, Rumah Adat Riau

Melayu Atap Lontik, Rumah Adat Riau

Skola
Keunikan Rumah Musalaki, Adat Nusa Tenggara Timur

Keunikan Rumah Musalaki, Adat Nusa Tenggara Timur

Skola
Mengenal Rumah Adat Bali

Mengenal Rumah Adat Bali

Skola
Rumah Melayu Atap Belah Bubung, Riau

Rumah Melayu Atap Belah Bubung, Riau

Skola
Rumah Baloy, Kediaman Suku Tidung

Rumah Baloy, Kediaman Suku Tidung

Skola
Keunikan Rumah Adat Using, Banyuwangi

Keunikan Rumah Adat Using, Banyuwangi

Skola
komentar
Close Ads X