Kompas.com - 12/03/2021, 13:53 WIB
Ilustrasi tari Malulo pinterest.com/mobilmotorIlustrasi tari Malulo

KOMPAS.com - Tari Malulo atau Lulo merupakan salah satu jenis kesenian tari dari Sulawesi Tenggara.

Tarian ini berasal dari suku Tolaki di Kabupaten Konawe yang sampai saat ini masih melestarikan tari Malulo sebagai tarian persahabatan.

Dalam buku Lensa Budaya (2008) oleh Musnani Wahida, pada zaman dahulu, tarian ini ditampilkan dalam upacara adat seperti pernikahan, pesta panen raya, dan pelantikan raja.

Tari Malulo memiliki filosofi persahabatan yang ditunjukkan muda-mudi suku Tolaki sebagai ajang perkenalan, mencari jodoh, dan mempererat tali persaudaraan.

Baca juga: Tari Balumpa, Tari Penyambutan Tamu dari Sulawesi Tenggara

Malulo mencerminkan bahwa masayrakat Tolaki adalah masyarakat yang cinta damai dan mengutamakan persahabatan dan persatuan dalam menjalani kehidupannya.

Selain melalui tarian, hal ini juga dapat diungkapkan dalam bentuk modulu ronga mepokoaso yang artinya masyarakat dala menjalani perannya masing-masing selalu bersatu, bekerja sama, saling menolong, dan bantu-membantu.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Gerakan tari Malulo

Gerakan Malulo tidak sesulit gerakan tari tradisional yang lain. Para penarihanya saling berpegangan tangan dan membentuk lingkarang yang saling menyambung.

Para penari bisa mengajak tamu atau penonton untuk bergabung dalam tarian ini. Langkah kaki tarian Malulo cukup mudah untuk segera diikuti.

Baca juga: Tari Peule Cinde, Tarian Selamat Datang di Sulawesi Tengah

Tarian ini dilakukan oleh pria, wanita, remaja, dan anak-anak yang menari mengikuti irama. Berikut gerak tari Malulo pada umumnya:

  1. Posisi masuk tarian, laki-laki dan perempuan membentuk lingkaran dengan laki-laki berada di ujung kanan dan kiri.
  2. Posisi tangan laki-laki berada di bawah tangan penari perempuan dan saling berdempetan. Gerakan tangan ke atas dan ke bawah tidak terlalu tinggi.
  3. Posisi kaki diawali dengan berjalan kecil ke arah kanan dan kiri. Dilakukan secara bergantian.
  4. Posisi wajah menundukan kepala ketika badan bergerak ke nan dan kiri, namun posisi kepala tetap fokus ke depan, tidak memandang ke kiri dan kanan.

Busana dan alat musik tari Malulo

Berdasarkan jurnal Karakteristik Tata Rias dan Busana Pada Tari Lulo Di Sanggar Anasepu Kota Kendari (2019) oleh Majid dan kawan-kawan, penari wanita mengenakan baju Babu Nggawi.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X