Kompas.com - 06/03/2021, 13:29 WIB
Ilustrasi lukisan karya Affandi 'Minum Tuak' yang akan dilelang Balai Lelang Christie's di Asian 20th Century Art Sale, Hong Kong, pada 26 November 2017. KOMPAS.com/KAHFI DIRGA CAHYAIlustrasi lukisan karya Affandi 'Minum Tuak' yang akan dilelang Balai Lelang Christie's di Asian 20th Century Art Sale, Hong Kong, pada 26 November 2017.

KOMPAS.com - Melukis merupakan salah satu cara untuk mengungkapkan ekspresi atau perasaan pembuatnya. Awalnya melukis dilakukan pada dinding goa atau batu, namun kini melukis menggunakan kanvas atau kertas sebagai medianya.

Hasil dari melukis atau lukisan merupakan contoh karya seni seni rupa dua dimensi. Karena hanya memiliki dua sisi dan ukuran panjang serta lebar.

Menurut Rantinah dalam buku Teknik Menggambar Benda dan Melukis (2019), ada empat pedoman dasar yang perlu diperhatikan dalam teknik melukis, yakni:

  1. Keseimbangan atau balance 
    Hasil lukisan harus menampilkan keseimbangan pembagian bidang yang sama (simetris) atau pembagian bidang yang tidak sama (asimetris). Walau begitu, pada intinya hasil lukisan secara keseluruhan harus terlihat seimbang.
  2. Proporsi
    Hasil lukisan harus menampilkan perbandingan yang sama antar obyek. Contohnya manusia tidak bisa dilukisakan lebih besar dibanding rumah.
  3. Irama atau ritme
    Hasil lukisan harus menimbulkan kesan bergerak dari sisi garis, warna ataupun bentuk. Sehingga nantinya lukisan dapat terkesan hidup dan menarik.
  4. Komposisi dalam seni rupa
    Hasil lukisan harus memperlihatkan komposisi yang terlihat menyeluruh sehingga terlihat harmonis.

Baca juga: Jenis Permukaan Kertas untuk Melukis

Dalam seni lukis, ada lima teknik melukis. Apa sajakah itu?

Teknik aquarel

Lukisan cat air Balmoral Castle karya Pangeran Charles.Insider Lukisan cat air Balmoral Castle karya Pangeran Charles.
Teknik melukis menggunakan media cat air dengan sapuan warna tipis, sehingga lukisan yang dihasilkan transparan disebut dengan teknik aquarel.

Hasil lukisan dengan teknik aquarel lebih cerah atau terang. Selain itu, dari segi penggunaan bahannya juga tidak terlalu sulit.

Teknik plakat

Salah satu contoh karya seni lukis dengan teknik plakatsteemit.com Salah satu contoh karya seni lukis dengan teknik plakat
Teknik plakat hampir mirip dengan teknik aquarel. Hanya saja perbedaannya terletak pada hasil lukisannya yang cenderung lebih tebal dibanding hasil lukisan teknik aquarel.

Biasanya teknik plakat menggunakan cat air atau cat poster dengan sapuan warna tebal. Hasil lukisannya pun lebih terlihat pekat atau penuh.

Baca juga: Melukis dengan Pisau Palet

Teknik spray 

Teknik spray dilakukan dengan menyemprotkan cat air pada media yang digunakan. Dalam penerapannya, teknik ini perlu diterapkan dengan hati-hati dan berfokus pada obyeknya. Hasil lukisan dari penerapan teknik spray terlihat lebih halus dan lebih hidup.

Teknik pointilis

Lukisan Georges Seurat berjudul A Sunday on La Grande Jatte yang dibuat pada 1884 dengan teknik pointilisme.The Art Institute of Chicago Lukisan Georges Seurat berjudul A Sunday on La Grande Jatte yang dibuat pada 1884 dengan teknik pointilisme.
Teknik pointilis membutuhkan kesabaran pembuatnya. Karena teknik ini diterapkan dengan membuat serta menghubungkan titik-titik sehingga akhirnya membentuk pola atau obyek yang diinginkan. Biasanya pelukis sering menggunakan gradasi warna untuk mempercantik lukisannya.

Teknik tempera

Lukisan Guido da Siena berjudul Madonna di Church of San Regolo, Siena, (1285?1295)yang dibuat dengan teknik tempera dan emas di atas panel.Web Gallery of Art Lukisan Guido da Siena berjudul Madonna di Church of San Regolo, Siena, (1285?1295)yang dibuat dengan teknik tempera dan emas di atas panel.
Teknik tempera biasanya diaplikasikan pada dinding interior atau eksterior bangunan. Teknik ini dilakukan dengan melukis pada dinding yang cat dasarnya masih basah, sehingga hasil lukisannya terlihat menyatu dengan dinding bangunan.


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X