Melukis dengan Pisau Palet

Kompas.com - 07/08/2020, 15:29 WIB
Melukis dengan pisau palet mymodernmet.comMelukis dengan pisau palet

KOMPAS.com - Teknik merupakan cara yang digunakan untuk berkarya sesuai dengan media yang dipilih. Bahkan melukis tidak hanya dilakukan menggunakan kuas saja, melainkan juga pisau palet.

Dalam buku Serba-serbi Tentang Melukis: Lukisan Cat Minyak (2005) karya Philip Berrill, lukisan pisau palet merupakan teknik yang memiliki nilai ekspresif. Pisau palet adalah bilah logam yang panjang, lurus, seperti jari. Biasanya dilekatkan pada pemegang kayu. Logamnya tebal sedikit dibandingkan pisau lukisan.

Pisau palet pada dasarnya memang untuk mencampur cat minyak di atas palet. Pisau palet boleh digunakan untuk mengecat kanvas dan boleh juga digunakan untuk melukis selain kegunaan utamanya mencampur warna.

Melukis dengan menggunakan pisau palet hasilnya akan bertekstur dengan warna cat yang pekat dan tebal. Teknik ini dinamakan dengan teknik impasto atau cat tebal.

Baca juga: Unsur-unsur Seni Lukis

Salah satu media pembuat tekstur adalah pisau palet tersebut. Sehingga hasil lukisan akan timbul.

Teknik memegang pisau palet

Berikut beberapa cara untuk memegang pisau palet, yaitu:

  • Pegang pisau palet

Pegang pisau palet atau lukisan dengan kuat. Jaga pergenagnag tangan tetap longgar. Tempatkan tangan dengan jari-jari disamping dan di bawah pisau. Jempol tangan berada di dekat bagian atas pisau.

Hal ini bertujuan untuk menjaga pegangan yang kuat tetapi fleksibel pada pisau, sehingga pergelangan tangan melakukan sebagian besar pekerjaann.

  • Ujung pisau

Gunakan ujung pisau untuk mengambil warna dari palet. Baik untuk menambahkan warna atau langsung diaplikasikan pada kanvas, cara mengambil catnya sama.

Untuk mencampurkan warna, ambil warna pertama dengan ujung pisau. Kemudian letakkan warna tersebut di tengah warna yang akan dicampurkan. Usapkan beberapa kali hingga warna berubah sesuai ddengan yang diinginkan.

Baca juga: Alat dan Bahan untuk Berkarya Seni Lukis

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cara Menghitung Luas Permukaan Kerucut

Cara Menghitung Luas Permukaan Kerucut

Skola
Cara Menghitung Luas Trapesium

Cara Menghitung Luas Trapesium

Skola
Cara Menghitung Luas Jajar Genjang

Cara Menghitung Luas Jajar Genjang

Skola
Rumus Beban Jungkat-Jungkit

Rumus Beban Jungkat-Jungkit

Skola
Jenis-Jenis Jembatan

Jenis-Jenis Jembatan

Skola
Contoh Surat Penawaran Resmi dan Balasannya

Contoh Surat Penawaran Resmi dan Balasannya

Skola
Surat Penawaran: Pengertian, Fungsi, Ciri-ciri, dan Strukturnya

Surat Penawaran: Pengertian, Fungsi, Ciri-ciri, dan Strukturnya

Skola
Gubernur Jenderal Hindia Belanda dari 1904 Hingga 1949

Gubernur Jenderal Hindia Belanda dari 1904 Hingga 1949

Skola
Sadariah, Pakaian Adat Laki-Laki Betawi

Sadariah, Pakaian Adat Laki-Laki Betawi

Skola
Baju Kurung Tanggung, Pakaian Adat Jambi

Baju Kurung Tanggung, Pakaian Adat Jambi

Skola
Cerita Mitos (Mite) dan Contohnya

Cerita Mitos (Mite) dan Contohnya

Skola
Pengertian Cerita Jenaka dan Contohnya

Pengertian Cerita Jenaka dan Contohnya

Skola
Unsur-Unsur Intrinsik Cerita Fiksi

Unsur-Unsur Intrinsik Cerita Fiksi

Skola
Cerita Fiksi: Pengertian, Ciri-Ciri, dan Jenisnya

Cerita Fiksi: Pengertian, Ciri-Ciri, dan Jenisnya

Skola
Kaligrafi: Pengertian, Perkembangan dan Fungsinya

Kaligrafi: Pengertian, Perkembangan dan Fungsinya

Skola
komentar
Close Ads X