Kompas.com - 03/03/2021, 10:00 WIB
Ilustrasi tarian Bali. Dok. KemenparekrafIlustrasi tarian Bali.

KOMPAS.com - Tari tunggal merupakan gerak tari yang hanya dilakukan oleh perseorangan atau satu individu saja. Tarian ini bisa dilakukan oleh putra atau putri, sesuai dengan jenis tarian yang akan ditampilkan.

Dalam melakukan tari tunggal, seorang penari harus memperhatikan beberapa hal penting, yaitu:

  1. Memiliki keterampilan menari yang bagus, karena akan menjadi pusat perhatian penonton saat tampil di atas panggung.
  2. Menguasai seluruh teknik tari, baik teknik dasarnya maupun teknik-teknik tambahan lainnya yang disesuaikan dengan tarian yang akan ditampilkan.
  3. Memiliki keterampilan mengolah rasa saat menari. Artinya penari tunggal harus bisa menyesuaikan gerakan tubuh dan ekspresi wajah sesuai dengan alunan musik.
  4. Menguasai panggung atau tempat pentas. Penari tunggal harus mempelajari tata penguasaan panggung, misalnya gerakan berpindah tempat, dan lain sebagainya.

Baca juga: 3 Jenis Tari Berdasarkan Jumlah Penarinya

Menurut Noviea Varahdilah Sandi dalam jurnal yang berjudul Analisis Tari Tunggal Daerah Pada Siswa Sekolah Dasar (2019), tari tunggal dilakukan dengan menggerakkan seluruh tubuh, mulai dari kepala hingga kaki, sama seperti jenis tarian lainnya.

Hanya saja untuk pemula, tari tunggal mulai diajarkan dengan menggerakkan kaki, badan serta kepala. Semakin tinggi tingkatannya, akan semakin rumit pula tekniknya.

Ragam gerak tari tunggal

Secara garis besar, ragam gerak tari tunggal dilakukan dengan gerak di tempat, gerak berpindah tempat, gerak lantai serta gerakan lompat.

Berikut penjelasannya yang mengutip dari situs Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud):

  • Gerak di tempat

Gerakan tari dilakukan di tempat penari sedang berdiri atau duduk tanpa berpindah tempat. Misalnya penari menggerakkan tangan dan kepala dengan posisi tubuh berdiri.

  • Gerak berpindah tempat

Gerakan tari dilakukan dengan berpindah tempat dari posisi pertama ke posisi berikutnya. Misalnya penari melangkahkan kaki dengan tetap menggerakkan tubuh, tangan, kepala dan pinggul.

  • Gerak lantai

Gerakan tari dilakukan dengan memperhatikan pola lantai yang digunakan penari. Gerakan ini akan membantu penari dalam menguasai panggung dan dalam melakukannya pun disesuaikan dengan tarian yang ditampilkan.

  • Gerak lompat

Gerakan tari dilakukan dengan melompat. Gerakan ini bisa dilakukan dengan berpindah atau tetap diam di tempat.

Baca juga: Pola Lantai Garis Lengkung: Contoh Tarian Daerah dan Gambarnya

Dalam tari tunggal, teknik atau gerak dasarnya tidak berbeda jauh dengan jenis tarian kelompok atau lainnya. Teknik tersebut diantaranya:

  1. Teknik menggerakkan kaki
    Teknik ini dilakukan dengan menggerakkan telapak dan jari kaki atau bagian kaki lainnya, seperti lutut.
  2. Teknik menggerakkan badan
    Teknik ini dilakukan dengan menggerakkan tubuh. Misalnya menggerakkan panggul serta bahu.
  3. Teknik menggerakkan tangan
    Teknik ini dilakukan dengan menggerakkan tangan. Misalnya telapak, jari, pergelangan serta lengan.
  4. Teknik menggerakkan kepala
    Teknik ini dilakukan dengan menggerakkan kepala. Misalnya dengan memutar, menundukkan kepala, menggerakkan leher dan lain sebagainya.


Sumber Kemdikbud
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X