Kompas.com - 22/12/2020, 15:30 WIB
Atlet lempar cakram putra Jawa Barat, Marcelino Solaholo bertanding pada final nomor lempar cakram klasifikasi F 56 putra di Pekan Paralimpik Nasional 2016 (PEPARNAS) di GOR Saparua, Bandung, Jawa Barat, (18/10/2016). PEPARNAS 2016 yang mempertandingkan 13 cabang olahraga berlangsung hingga 24 Oktober mendatang. KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMOAtlet lempar cakram putra Jawa Barat, Marcelino Solaholo bertanding pada final nomor lempar cakram klasifikasi F 56 putra di Pekan Paralimpik Nasional 2016 (PEPARNAS) di GOR Saparua, Bandung, Jawa Barat, (18/10/2016). PEPARNAS 2016 yang mempertandingkan 13 cabang olahraga berlangsung hingga 24 Oktober mendatang.

KOMPAS.com - Lempar cakram merupakan salah satu contoh aktivitas gerak melempar dalam olahraga atletik.

Walau begitu, teknik lempar bukanlah satu-satunya teknik yang harus dikuasai para atlet lempar cakram.

Olahraga lempar cakram memiliki serangkaian teknik yang sangat penting untuk dipelajari.

Teknik pertama adalah teknik memegang cakram. Selanjutnya adalah teknik rotation dan teknik melempar cakram.

Seluruhnya sangat patut untuk dikuasai karena seluruh teknik tersebut berpengaruh pada hasil lemparan dan juga performa atlet.

Teknik dasar terakhir yang patut untuk dipelajari adalah teknik recovery. Teknik recovery adalah salah satu teknik dasar dalam olahraga lempar cakram.

Baca juga: Teknik Melempar Cakram dalam Olahraga Lempar Cakram

Teknik tersebut merupakan teknik terakhir setelah para atlet berhasil melempar cakramnya.

Tahukah kamu apa yang dimaksud dengan teknik recovery dalam lempar cakram?

Mengutip dari situs Digital Track and Field,  tujuan dari teknik recovery dalam olahraga lempar cakram adalah untuk menyeimbangkan tubuh seusai melempar cakram.

Selain itu, teknik recovery juga bertujuan agar para atlet bisa terhindar dari pelanggaran peraturan saat bertanding.

Cara melakukan teknik recovery dalam olahraga lempar cakram adalah dengan menekuk kedua kaki serta tubuh bagian atas agak diturunkan.

Pada saat yang bersamaan, kaki kiri juga harus diayunkan ke belakang. Sesaat setelah cakram berhasil dilempar jauh, kaki harus ditukar dengan cepat.

Baca juga: Analisis Gerak Fase Recovery dalam Olahraga Lari Jarak Pendek

Teknik recovery sangat penting untuk dilakukan dan dipelajari. Walau begitu, masih ada beberapa kesalahan yang sering terjadi pada saat melakukan teknik recovery pada olahraga lempar cakram.

Salah posisi saat memutar tubuh serta tidak dapat menjaga keseimbangan tubuh merupakan dua contoh kesalahan yang sering terjadi dalam teknik recovery lempar cakram.

Lakukan latihan teknik recovery secara rutin, selain untuk membiasakan tubuh. Teknik ini juga bertujuan agar terhindar dari pelangaran.

Kesalahan yang sering terjadi

Dikutip dari situs Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (kemdikbud), kesalahan yang sering terjadi ketika melakukan phase pemulihan lempar cakram adalah tidak memutar dengan cara yang benar dan baik, pegangan kurang kuat, tidak bisa menjaga keseimbangan, dan tidak diikuti gerak lanjut.

Baca juga: Gerak Relaksasi dalam Olahraga Jalan Cepat

Bayangkan dan lakukanlah keterampilan yang sesuai dengan tujuan gerak dari phase pemulihan lempar cakram tersebut.

Usahakan untuk menghindari kesalahan-kesalahan yang sering terjadi. Tujuan recovery adalah untuk menyeimbangkan pelempar dan mencegah perbuatan kesalahan.


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Faktor Penyebab Perbedaan Kebutuhan Setiap Individu

Faktor Penyebab Perbedaan Kebutuhan Setiap Individu

Skola
Langkah-Langkah Membuat Ukiran

Langkah-Langkah Membuat Ukiran

Skola
Apa itu Konsep Negara Kesejahteraan?

Apa itu Konsep Negara Kesejahteraan?

Skola
Fungsi dan Tujuan Hukum Menurut Para Ahli

Fungsi dan Tujuan Hukum Menurut Para Ahli

Skola
Mikrofilamen: Pengertian, Struktur, Fungsi, dan Cirinya

Mikrofilamen: Pengertian, Struktur, Fungsi, dan Cirinya

Skola
Empat Cabang Seni Budaya

Empat Cabang Seni Budaya

Skola
Proposal Penelitian: Pengertian, Tujuan, Jenis, Penulisan, dan Cara Membuatnya

Proposal Penelitian: Pengertian, Tujuan, Jenis, Penulisan, dan Cara Membuatnya

Skola
Tari Beksan Wireng: Sejarah, Asal-Usul, Gerak Tari, dan Propertinya

Tari Beksan Wireng: Sejarah, Asal-Usul, Gerak Tari, dan Propertinya

Skola
Aliran Seni Lukis dan Tokohnya

Aliran Seni Lukis dan Tokohnya

Skola
Hyperlink: Pengertian, Jenis, Fungsi dan Cara Membuatnya

Hyperlink: Pengertian, Jenis, Fungsi dan Cara Membuatnya

Skola
Mengapa Peta 10 Tahun Tidak Bisa Digunakan Lagi?

Mengapa Peta 10 Tahun Tidak Bisa Digunakan Lagi?

Skola
Contoh Tari Kreasi Tunggal

Contoh Tari Kreasi Tunggal

Skola
Tari Burung Enggang, Tarian Suku Dayak Kenyah

Tari Burung Enggang, Tarian Suku Dayak Kenyah

Skola
Usaha Untuk Melestarikan Elang Jawa

Usaha Untuk Melestarikan Elang Jawa

Skola
Peran Mikroorganisme Tanah

Peran Mikroorganisme Tanah

Skola
komentar
Close Ads X