Kompas.com - 23/11/2020, 13:49 WIB
Perang Badar britannica.comPerang Badar

KOMPAS.com - Pasca peristiwa Hijrah pada tahun 622 Masehi, Nabi Muhammad SAW dan kaum muslimin mulai mengalami banyak peperangan dengan kaum kafir. Peperangan pertama yang dialami oleh kaum muslim adalah Perang Badar.

Perang Badar I terjadi pada 17 Maret 624 Masehi atau tanggal 17 Ramadhan tahun 2 Hijriah. Dalam Perang Badar, kaum muslimin berperang melawan kekuatan pasukan kafir Quraisy.

Dalam buku Perang-Perang dalam Sejarah Islam (2014) karya Sitiatava, dalam Perang Badar pasukan kaum Muslimin diperkirakan berjumlah 314 orang, sedangkan pasukan Quraisy berjumlah lebih dari 1000 orang.

Latar Belakang

Pecahnya Perang Badar I dilatar belakangi oleh beberapa sebab, yaitu:

  • Adanya kecemburuan kaum Quraisy terhadap perkembangan kota Madinah di bawah pimpinan nabi Muhammad SAW
  • Kaum muslim menghadang kafilah dagang Abu Sufyan (pada saat itu masih kafir) yang membawa barang dagangan Quraisy dari Syam. Motif penghadangan didasari oleh keinginan kaum muslim yang ingin mengambil hak-hak mereka yang dulu dirampas oleh kaum Quraisy.

Baca juga: Sejarah Perang Badar

Tujuan

Tujuan kaum muslimin melakukan perang Badar adalah untuk mempertahankan dan menegakan eksistensi dari agama Islam. Nabi Muhammad SAW berperang melawan kaum Quraisy bukan untuk mendapatkan kekuasaan, kekayaan, ataupun kesenangan pribadi maupun golongan.

Kronologi

Perang Badar I terjadi pada pagi hari tanggal 17 Ramadhan tahun 2 Hijriah di wilayah Badar (sekarang Saudi Arabia). Pasukan muslimin dipimpin langsung oleh nabi Muhammad SAW, sedangkan pasukan kaum Quraisy dipimpin Abu Jahal.

Kaum Muslimin menggunakan strategi perang yang memanfaatkan keadaan geografis dari kawasan Badar. Kaum Muslim mengambil posisi perang yang dekat dengan sumber air Badar.

Selain itu, Saad bin Muadz juga membuat sebuah gundukan tanah yang berfungsi sebagai tempat perang nabi Muhammad SAW. Pembuatan gundukan tanah tersebut ditujukan agar nabi Muhammad SAW dapat mengawasi jalannya perang dan mengetahui pola serangan yang tepat untuk mengalahkan kaum Quraisy.

Baca juga: Perang Padri, Perang Saudara yang Berubah Melawan Belanda

Dampak

Dalam buku Sejarah Islam Klasik (2013) karya Susmihara dan Rahmat, Perang Badar berakhir dengan kemenangan di pihak kaum muslimin. Kemenangan kaum muslimin dalam perang Badar semakin menguatkan posisi Islam di kawasan Madinah.

Bagi kaum Quraisy, kekalahan mereka dalam Perang Badar menimbulkan kekecewaan yang sangat mendalam dan meninggikan hasrat untuk mengalahkan kaum muslimin dengan persiapan yang lebih terstruktur dan mantap.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hukum Archimedes dan Gaya di dalam Air

Hukum Archimedes dan Gaya di dalam Air

Skola
Permainan Bola Basket

Permainan Bola Basket

Skola
Jurnalistik Online: Pengertian dan 4 Jenisnya

Jurnalistik Online: Pengertian dan 4 Jenisnya

Skola
Ciri-ciri Fungsi Kuadrat

Ciri-ciri Fungsi Kuadrat

Skola
Makna dalam Pembukaan UUD 1945

Makna dalam Pembukaan UUD 1945

Skola
Perbedaan Periklanan dan Publisitas dalam Komunikasi Pemasaran

Perbedaan Periklanan dan Publisitas dalam Komunikasi Pemasaran

Skola
7 Ciri Kebahasaan Teks Pidato Persuasif

7 Ciri Kebahasaan Teks Pidato Persuasif

Skola
65 Nama Tari di Indonesia dan Asal Daerahnya

65 Nama Tari di Indonesia dan Asal Daerahnya

Skola
4 Teori Terbentuknya Negara

4 Teori Terbentuknya Negara

Skola
Piramida Penduduk: Ekspansif, Stasioner, dan Konstruktif

Piramida Penduduk: Ekspansif, Stasioner, dan Konstruktif

Skola
Contoh Dialog Asking and Giving Opinion

Contoh Dialog Asking and Giving Opinion

Skola
Contoh Soal Mencari Persamaan Garis Lurus yang Melalui Suatu Titik

Contoh Soal Mencari Persamaan Garis Lurus yang Melalui Suatu Titik

Skola
Rumus Persamaan Garis Lurus dari Titik yang Dilaluinya

Rumus Persamaan Garis Lurus dari Titik yang Dilaluinya

Skola
Keuntungan Letak Geografis Indonesia

Keuntungan Letak Geografis Indonesia

Skola
Melaporkan Percobaan

Melaporkan Percobaan

Skola
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.