Kompas.com - 09/10/2020, 22:32 WIB
Ilustrasi Daun Singkong Kompas.comIlustrasi Daun Singkong

KOMPAS.com - Seperti manusia, tumbuhan juga membutuhkan suhu yang pas agar bisa hidup nyaman.

Suhu dan kelembapan lingkungan sangat penting bagi pertumbuhan juga perkembangan tumbuhan.

Berikut pengaruh suhu dan kelembapan bagi pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan:

Suhu

Dilansir dari Science Direct, tanaman memiliki suhu optimum untuk berkembang. Suhu optimumnya berbeda-beda tergantung pada jenis tanamannya.

Pada suhu yang terlalu tinggi atau terlalu rendah, tanaman dapat kehilangan kemampuan fisiologisnya seperti fotosintesis, respirasi, transpirasi, absorpsi air, dan nutrisi.

Baca juga: Hormon-Hormon yang Memengaruhi Pertumbuhan dan Perkembangan Tumbuhan

Bila tumbuhan berada pada tempat dengan suhu yang lebih tinggi dari itu, kinerja enzim akan terganggu.

Akibatnya, respirasi dan transpor zat terganggu. Hal ini dapat menyebabkan kekurangan nutrisi pada tumbuhan.

Pada suhu yang tinggi, air yang dapat diserap oleh tumbuhan juga lebih sedikit namun penguapan akan lebih mudah terjadi.

Untuk menghindari penguapan berlebihan, tumbuhan akan menutup stomatanya. Namun penutupan stomata menyebabkan tidak adanya pertukaran oksigen dan karbondioksida, atau artinya transpirasi zat terganggu.

 

Ilustrasi Tumbuhan Berbijishutterstock.com Ilustrasi Tumbuhan Berbiji
Hal ini membuat metabolisme terganggu dan kematian pada tumbuhan.

Adapun pada suhu rendah, air dan akar tanaman akan membeku sehingga penyerapan air dapat terganggu.

Pada suhu rendah, enzim akan berhenti melakukan proses kimia, sehingga metabolisme tumbuhan pun akan terhenti.

Kelembapan

Dilansir dari PlantTalk Colorado State University, kelembapan juga berperan penting dalam transpirasi zat pada tumbuhan. Kelembapan yang optimum untuk tumbuhan adalah 70 persen hingga 90 persen.

Baca juga: Kenapa Daun Berwarna-warni?

Bila lingkungan tempat tinggal tumbuhan memiliki kelembapan yang rendah atau kering, tumbuhan tersebut akan kekurangan air untuk melangsungkan proses fotosintesis.

Seperti yang kita ketahui, tumbuhan membutuhkan unsur hidrogen dalam jumlah besar yang bisa didapat dari air.

Ketika kelembapan terlalu rendah, proses fotosintesis tidak dapat menghasilkan energi yang cukup untuk tumbuhan hidup sehingga mengalami kekeringan dan mati.

Sedangkan pada kelembapan yang terlalu tinggi, jamur dan bakteri dapat tumbuh berkembang menyebabkan kerusakan atau pembusukan pada tumbuhan.


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bisakah Serigala Dijinakkan?

Bisakah Serigala Dijinakkan?

Skola
Kisah Sedih di Balik Kepunahan Burung Dodo

Kisah Sedih di Balik Kepunahan Burung Dodo

Skola
Alasan Ikan Hiu Menyerang Manusia

Alasan Ikan Hiu Menyerang Manusia

Skola
Apakah Fenomena Aurora Berbahaya?

Apakah Fenomena Aurora Berbahaya?

Skola
Fakta Unik Death Valley, Tempat Terpanas di Bumi

Fakta Unik Death Valley, Tempat Terpanas di Bumi

Skola
5 Kota Hantu yang Ditinggalkan Penduduknya

5 Kota Hantu yang Ditinggalkan Penduduknya

Skola
Seberapa Panas Suam-Suam Kuku?

Seberapa Panas Suam-Suam Kuku?

Skola
Kenapa Pria Tidak Bisa Membedakan Warna Lipstik?

Kenapa Pria Tidak Bisa Membedakan Warna Lipstik?

Skola
5 Alat Musik Tradisional NTB

5 Alat Musik Tradisional NTB

Skola
4 Alat Musik Daerah Jawa Barat

4 Alat Musik Daerah Jawa Barat

Skola
Keunikan Alat Musik Dogdog, Gendang Khas Banten

Keunikan Alat Musik Dogdog, Gendang Khas Banten

Skola
Alat Musik Trompet Reog Khas Jawa Timur

Alat Musik Trompet Reog Khas Jawa Timur

Skola
Bende, Alat Musik Tradisional Lampung

Bende, Alat Musik Tradisional Lampung

Skola
7 Alat Musik Daerah Sumatera Barat

7 Alat Musik Daerah Sumatera Barat

Skola
Mengenal Gamelan Khas Jawa Tengah dan Yogyakarta

Mengenal Gamelan Khas Jawa Tengah dan Yogyakarta

Skola
komentar
Close Ads X