Kompas.com - 05/10/2020, 14:59 WIB

 

KOMPAS.com - Vektor adalah gambar digital hasil kombinasi titik dan garis melalui proses rumus matematika sehingga membentuk poligon untuk membentuk objek gambar tertentu.

Mari simak penjelasan singkat tentang pengertian vektor berikut ini:

Apa itu vektor?

Mengutip Kiddle, gambar vektor atau grafik vektor yang disebut juga pemodelan grafis atau grafik berorientasi objek adalah jenis grafik komputer.

Grafik vektor menggunakan objek geometris, seperti titik, garis, kurva, dan poligon untuk memodelkan gambar.

Menurut Encyclopaedia Britannica, grafik vektor adalah format gambar komputer berbasis matematis.

Baca juga: Peranan dan Manfaat TIK

Mengutip Computer Hope, dalam pemrograman komputer, pengertian istilah vektor adalah penunjuk (pointer) atau larik (array) dengan hanya satu dimensi.

Sedangkan dalam grafik komputer (computer graphics), istilah vektor menggambarkan garis dengan titik awal dan akhir.

Melansir dari Tech Ease, grafik vektor adalah gambar grafik komputer yang didefinisikan dalam bentuk titik pada bidang Kartesius, yang dihubungkan oleh garis dan kurva untuk membentuk poligon dan bentuk lainnya.

Singkatnya, gambar vektor adalah gambar digital berbasis perhitungan matematis yang membentuk garis dan kurva untuk membentuk sebuah objek tertentu.

Baca juga: Apa itu Bitmap?

Grafik vektor, terdiri dari garis yang ditentukan oleh rumus matematika, pertama kali digunakan dalam tampilan komputer pada tahun 1960-an dan 70-an.

Desainer grafis menggunakan grafik vektor untuk membuat grafik yang perlu diskalakan.

Sifat grafik vektor, di mana setiap garis, kurva, bentuk, dan warna ditentukan secara matematis, sesuai untuk membuat gambar yang dapat diperkecil atau diperbesar.

Sehingga bermanfaat untuk membuat ilustrasi untuk ukuran kecil seperti kartu nama atau yang berukuran besar seperti papan iklan.

Adobe Illustrator biasanya digunakan untuk membuat grafik vektor.

Mengutip BBC, beberapa keunggulan vektor antara lain:

  • Grafik vektor disimpan sebagai daftar atribut.
  • Grafik vektor tidak bergantung pada resolusi, artinya perubahan skala dapat dilakukan tanpa kehilangan kualitas.
  • Independensi resolusi memungkinkan memanfaatkan perangkat output resolusi tinggi dengan sebaik-baiknya.
  • Grafik vektor memungkinkan layering.
  • Setiap objek dan atributnya dapat diedit secara terpisah.
  • Umumnya ukuran file lebih kecil daripada gambar yang dipetakan bit, kecuali jika grafik berisi banyak lapisan atau banyak objek kompleks.
  • SVG (Scalable Vector Graphics) adalah format file yang umum digunakan untuk grafik vektor.

Contoh format grafik vektor umumnya ditemukan dalam jenis format file grafik CDR, EPS, PDF, AI, FH, SVG, dan lain-lain.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.