Mengapa Ada Siang dan Malam? Materi Belajar dari Rumah TVRI 10 Juni 2020

Kompas.com - 10/06/2020, 05:40 WIB
Terjadinya siang dan malam Kompas.com/Gischa PrameswariTerjadinya siang dan malam

KOMPAS.com - Bumi merupakan salah satu planet yang ada pada sistem tata surya.

Seperti planet lainnya, Bumi bergerak mengitari Matahari. Hal tersebut dinamakan peristowa revolusi.

Dilansir dari Encyclopaedia Britannica, selama berevokusi, bumi sendiri bergerak sesuai dengan porosnya. Hal tersebut dinamakan rotasi atau evolusi.

Matahari merupakan sebuah bintang, sehingga maymtahari dianggap sebagai sumber cahaya.

Baca juga: Bagaimana Proses Matahari Bersinar di Siang Hari dan Bulan Bersinar di Malam Hari? Jawaban Belajar di Rumah TVRI

Bentuk Bumi sama dengan planet yang lain, yaitu bulat. Saat melakukan rotasi, maka beberapa daerah atau tempat di Bumi akan menghadap matahari, ada yang menbelakangi matahari, dan beberapa diantara keduanya.

Daerah di Bumi yang menghadap Matahari tentu akan terang, karena terkena sinarnya sehingga mengalami fenomena siang.

Sedangkan daerah di Bumi yang membelakangi Matahari akan gelap karena tidak terkena sinar, sehingga terjadi fenomena malam.

Dengan mengelilingi matahari dan Bumi melakukan rotasi, maka terjadilah siang dan malam di Bumi.

Baca juga: Rotasi Bumi dan Akibatnya


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X