Erupsi Gunung Berapi di Indonesia

Kompas.com - 29/04/2020, 09:36 WIB
ERUPSI GUNUNG MERAPI. Letusan Gunung Merapi terlihat dari Musuk, Boyolali, Jawa Tengah, Selasa (3/3/2020). Gunung Merapi meletus pada pukul 05.22 WIB dengan tinggi kolom 6000 meter dengan status waspada. ANTARA FOTO/Irma/pras. ERUPSI GUNUNG MERAPI. Letusan Gunung Merapi terlihat dari Musuk, Boyolali, Jawa Tengah, Selasa (3/3/2020). Gunung Merapi meletus pada pukul 05.22 WIB dengan tinggi kolom 6000 meter dengan status waspada. ANTARA FOTO/Irma/pras.

 

KOMPAS.com - Indonesia terkenal dengan negeri seribu pulau. Selain memiliki beragam budaya, hasil bumi, dan negeri eksotis, Indonesia juga terkenal dengan gunung api.

Dilansir dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, gunung-gunung ini tersebar di sepanjang Pulau Sumatera, Jawa, Bali, Sumbawa, Lombok, Flores, Sulawesi, hingga Maluku.

Rangkaian Gunung api yang menbentang ini dikenal dunia dengan Ring of Fire. Indonesia memiliki total 127 gunung berapi atau 13 persen gunung berapi di dunia.

Indonesia memiliki banyak gunung api

Alasan Indonesia memiliki banyak gunung api karena terletak di tiga lempeng tektonik besar, yaitu Eurasia, Indo-ustralia dan Pasifik. Setiap tahunnya Indo-Australia dan Pasifik ini bergeser beberapa sentimeter.

Pergeseran itu mengakibatkan magma dapat naik dan membentuk kerucut-kerucut gunung api. Gunung api dapat menyebabkan bencana erupsi, contohnya peristiwa erupsi Gunung Tambora, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat yang meletus pada 1815.

Ini merupakan peristiwa erupsi gunung terdasyat yang terjadi di Indonesia dengan menelan korban lebih dari 90 ribu jiwa. Erupsi gunung merapi tersebut juga mengakibatkan perubahan iklim dunia.

Baca juga: Gunung Anak Krakatau Erupsi, Bagaimana Pantauan Terakhir Gunung Merapi?

Erupsi lain juga terjadi pada Gunung Krakatau tepatnya di Selat Sunda yang terjadi pada 1883, serta memicu gelombang tsunami yang mengakibatkan 36 ribu orang meninggal.

Dua peristiwa tersebut merupakan dua erupsi terbesar dalam sejarah Indonesia. Di samping itu masih ada erupsi-erupsi lain, seperti Gunung Merapi, Gunung Kelud, dan Gunung Sinabung.

Gunung Soputan menghembuskan awan panas di Miahasa Tenggara, Sulawesi Utara, Minggu (16/12/2018). Letusan setinggi 250 meter tersebut disertai dengan kolom asap setinggi 1.500 meter yang mengarah ke timur-timur laut.ANTARA FOTO/ADWIT B PRAMONO Gunung Soputan menghembuskan awan panas di Miahasa Tenggara, Sulawesi Utara, Minggu (16/12/2018). Letusan setinggi 250 meter tersebut disertai dengan kolom asap setinggi 1.500 meter yang mengarah ke timur-timur laut.
Mengapa gunung mengalami erupsi?

Erupsi gunung terjadi karena magma yang tersimpan di kawah dalam gunung api menyembur keluar akibat tekanan dan suhu yang tinggi.

Dalam keadaan seperti ini banyak sekali ancaman bagi penduduk di sekitar gunung berapi, yaitu:

  • Aliran awan panas. Masyarakat sering menyebut "wedus gembel". Awan panas yang berhembus dari puncak gunung ke dataran rendah yang memiliki kecepatan hingga ratusan kilometer perjam. Bahkan suhunya mencapai ratusan derajat selsius.
  • Lelehan lava, merupakan bahan vulkanis cair yang panasnya mencapai ratusan derajat selsius. Sehingga mampu melelehkan semua benda yang ada di depannya.
  • Jatuhan awan panas berupa material vulkanik hingga hujan abu. Jatuhnya material ini dapat mengakibatkan korban jiwa. Sedangkan abu vulkanik dapat mengganggu kesehatan mata dan pernapasan. Bahkan hujan abu bisa merubah cuaca, terlebih untuk dunia penerbangan mengakibatkan kerusakan mesin pesawat.
  • Saat erupsi, gunung api dapat mengeluarkan lahar erupsi. Hal ini terjadi pada gunung api yang memiliki danau kawah. Biasanya berupa lumpur, air, pasir, dan kerikil akan mengalir ke lereng hingga lembah gunung. Ada juga gas beracun, seperi CO, CO2, H2S, dan SO2 atau belerang.
  • Bahaya tidak langsung dari erupsi adalah lahar hujan. Terjadi bila material hasil erupsi gunung api yang diendapkan disekitar puncak dan lereng terangkut oleh hujan atau air permukaan melalui lembah atau sungai.

Baca juga: Erupsi Gunung Api, Jawaban Soal TVRI Belajar dari Rumah SMP 29 April

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Demonstrative Pronouns: Kata Tunjuk dalam Bahasa Inggris

Demonstrative Pronouns: Kata Tunjuk dalam Bahasa Inggris

Skola
Reflexive Pronouns dan Emphatic Pronouns: Kata Ganti Penegas

Reflexive Pronouns dan Emphatic Pronouns: Kata Ganti Penegas

Skola
Mine, Yours, Theirs: Possesive Pronouns dalam Bahasa Inggris

Mine, Yours, Theirs: Possesive Pronouns dalam Bahasa Inggris

Skola
Teknik Dasar Arsir

Teknik Dasar Arsir

Skola
Persebaran Flora dan Fauna di Indonesia

Persebaran Flora dan Fauna di Indonesia

Skola
Alat dan Bahan Menggambar

Alat dan Bahan Menggambar

Skola
Teknik Menggambar

Teknik Menggambar

Skola
Pengaruh Letak Geologis Indonesia

Pengaruh Letak Geologis Indonesia

Skola
Menggambar: Pengertian, Obyek, dan Komposisi

Menggambar: Pengertian, Obyek, dan Komposisi

Skola
Letak Geologis Indonesia

Letak Geologis Indonesia

Skola
ABC: Cara Membaca Abjad dalam Bahasa Inggris

ABC: Cara Membaca Abjad dalam Bahasa Inggris

Skola
Bank Pertama di Dunia, Banca Monte dei Paschi di Italia

Bank Pertama di Dunia, Banca Monte dei Paschi di Italia

Skola
Apa itu Oktroi dalam De Javasche Bank?

Apa itu Oktroi dalam De Javasche Bank?

Skola
Sejarah Hari Bank Indonesia

Sejarah Hari Bank Indonesia

Skola
Pronouns: Kata Ganti dalam Bahasa Inggris

Pronouns: Kata Ganti dalam Bahasa Inggris

Skola
komentar
Close Ads X