Kompas.com - 27/04/2020, 10:00 WIB
Pemukiman padat penduduk di kawasan Tamansari terancam tergusur proyek rumah deret yang akan dibangun oleh Pemkot Bandung, Jumat (6/10/2017) KOMPAS.com/DENDI RAMDHANIPemukiman padat penduduk di kawasan Tamansari terancam tergusur proyek rumah deret yang akan dibangun oleh Pemkot Bandung, Jumat (6/10/2017)

KOMPAS.com - Jakarta dikenal sebagai kota yang padat penduduk. Tahukah kamu apa yang dimaksud dengan kepadatan penduduk?

Dikutip dari Komposisi Penduduk (2019), kepadatan penduduk adalah perbandingan antara jumlah penduduk dan luas daerah yang ditempati.

Kepadatan penduduk atau population density menggunakan satuan penduduk jiwa/km².

Cara menghitungnya yakni:

jumlah penduduk di suatu wilayah : luas wilayah tersebut

Semakin besar angkanya maka semakin padat wilayahnya. Sebaliknya, semakin kecil angkanya maka semakin renggang penduduknya.

Baca juga: Pengertian Persebaran Penduduk dan Jenisnya

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Faktor kepadatan penduduk

Suatu wilayah tumbuh lebih padat dibanding daerah lain karena didorong beberapa faktor.

Selain karena pertumbuhan alami, pemusatan penduduk di suatu wilayah juga didorong oleh faktor:

  • Fisiografis
  • Ekonomi
  • Sosial budaya

Faktor fisiografis meliputi bentuk permukaan bumi, kondisi perairan, dan kondisi iklim.

Kondisi alam berpengaruh terhadap kepadatan penduduk karena sumber daya yang dimiliki dan dihasilkan.

Misalnya, Indonesia mengandung banyak sumber daya alam. Selain itu, iklimnya menghasilkan berbagai jenis makanan.

Baca juga: Jumlah Penduduk Indonesia 2020

 

Ilustrasi jalan kakidanielvfung Ilustrasi jalan kaki
Ini membuat pertumbuhan penduduk Indonesia lebih tinggi dibanding misalnya Islandia yang terletak di dekat Kutub Utara.

Kawasan dataran rendah yang dekat dengan perairan, tanah subur, dan daerah aman, cenderung memiliki kepadatan penduduk tinggi.

Faktor ekonomi dapat mempengaruhi kepadatan penduduk suatu daerah karena tersedianya peluang dan lapangan pekerjaan yang menarik banyak orang.

Setiap orang membutuhkan pekerjaan untuk memenuhi kebutuhannya dan mendapatkan penghidupan yang lebih baik.

Contohnya, banyak penduduk di Indonesia yang memilih pindah ke Jakarta untuk bekerja.

Baca juga: Komposisi Penduduk

Ini karena Jakarta adalah pusat pemerintahan dan pusat perekonomian Indonesia.

Pekerjaan di Jakarta jauh lebih banyak, lebih bervariasi, dan lebih menghasilkan uang dibanding pekerjaan di daerah lain.

Sementara faktor sosial budaya meliputi kemudahan pemenuhan kebutuhan sosial masyarakat.

Contohnya wilayah dengan banyak sekolah bagus, fasilitas publik yang bagus, akan menarik banyak penduduk untuk tinggal.

Wilayah yang relatif aman secara sosial politik juga umumnya menjadi pilihan tempat tinggal masyarakat.


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X