Contoh Kerja Sama Internasional Indonesia

Kompas.com - 06/02/2020, 20:30 WIB
Debat Tingkat Menteri DK PBB di Markas Besar PBB, New York, Amerika Serikat (AS), pada Rabu (25/9/2019). dok. Kementerian Luar NegeriDebat Tingkat Menteri DK PBB di Markas Besar PBB, New York, Amerika Serikat (AS), pada Rabu (25/9/2019).

KOMPAS.com - Kerja sama internasional adalah bentuk hubungan yang dilakukan oleh suatu negara dengan negara lain.

Kerja sama internasional bertujuan untuk memenuhi kebutuhan rakyat dan untuk kepentingan negara-negara di dunia.

Dikutip dari Kiddle.co, biasanya kerja sama internasional ditandai adanya organisasi internasional dengan anggota berupa negara, bukan orang perorangan.

Organisasi internasional aktif di lebih dari satu negara. Organisasi internasional tidak memerintah suatu negara sebagaimana negara memerintah warga negara.

Organisasi internasional membuat aturan-aturan yang membatasi tindakan atau aktivitas yang dapat dilakukan suatu pemerintah negara.

Bentuk kerja sama internasional

Dikutip dari situs resmi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, berdasarkan bentuknya, kerja sama internasional dapat dikelompokkan menjadi:

  • Kerja sama bilateral

Kerja sama bilateral adalah kerja sama antara dua negara. Biasanya dalam bentuk hubungan diplomatik, perdagangan, pendidikan dan kebudayaan.

  • Kerja sama regional

Kerja sama regional adalah kerja sama oleh beberapa negara dalam suatu kawasan. Biasanya karena ada kepentingan bersama dalam bidang politik, ekonomi dan pertahanan.

  • Kerja sama multilateral

Kerja sama multilateral yaitu kerja sama yang dilakukan antara beberapa negara.

Baca juga: Kerja Sama Internasional: Pengertian, Alasan, dan Tujuannya

Contoh kerja sama internasional

Hubungan luar negeri Indonesia dengan negara-negara lain telah dimulai sejak Indonesia memproklamasikan kemerdekaan pada 17 Agustus 1945.

Berbagai forum baik bilateral, regional maupun multilateral telah dirancang oleh Indonesia bersama-sama dengan negara-negara sahabat.

Dikutip dari situs resmi Kementerian Luar Negeri RI, berikut ini contoh-contoh kerja sama internasional:

  • Kerja sama bilateral

Dalam menjalin hubungan bilateral, Indonesia selalu mempromosikan bentuk kehidupan masyarakat yang menjunjung tinggi nilai-nilai sebagai berikut:

  1. Saling menghormati
  2. Tidak mencampuri urusan dalam negeri negara lain
  3. Penolakan penggunaan kekerasan
  4. Konsultasi dan mengutamakan konsensus dalam proses pengambilan keputusan

Saat ini Indonesia telah menjalin kerja sama bilateral dengan 162 negara serta satu teritori khusus yang berupa non-self governing territory.

Beberapa contoh kerja sama bilateral yang dilakukan Indonesia yaitu:

  1. Kerja sama ekonomi antara Indonesia dengan Jepang
  2. Kerja sama pendidikan antara Indonesia dengan Korea Selatan
  3. Kerja sama perdagangan antara Indonesia dengan Cina
  4. Kerja sama bidang pertanian antara Indonesia dan Thailand

Baca juga: Kerja Sama Indonesia dengan Negara-negara ASEAN

  • Kerja sama regional

Beberapa contoh kerja sama regional yang diikuti Indonesia yaitu:

  1. Association of South East Asia Nations (ASEAN) adalah kerja sama ekonomi antara negara-negara di kawasan Asia Tenggara yang berdiri pada 8 Agustus 1967.
  2. Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC) adalah kerja sama ekonomi antara 21 di kawasan Asia Pasifik yang berdiri pada 1989.
  3. ASEAN Regional Forum (ARF) adalah forum yang dibentuk ASEAN pada 1994 sebagai wahana untuk dialog dan konsultasi mengenai hal-hal terkait politik dan keamanan di kawasan, membahas dan menyamakan pandangan untuk memperkecil ancaman terhadap stabilitas dan keamanan kawasan.
  • Kerja sama multilateral

Contoh kerja sama multilateral yang diikuti Indonesia antara lain:

  1. United Nations (UN) atau Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB).
  2. Internatinal Monetary Fund (IMF) bertujuan memajukan kerja sama moneter internasional.
  3. World Trade Organization (WTO) adalah organisasi perdagangan dunia yang betujuan memajukan perdagangan internasional dengan membatasi peraturan yang menghambat kelancaran pertukaran barang-barang internasional dan meningkatkan volume perdagangan dunia dengan cara meliberalisasikan perdagangan internasional.
  4. International Labour Organization (ILO) adalah organisasi buruh sedunia dengan tujuan menciptakan perdamaian melalui keadilan sosial, perbaikan nasib buruh, stabilitas ekonomi, sosial dan menyusun hukum perburuhan.
  5. Food and Agricultural Organization (FAO) adalah organisasi pangan dan pertanian dengan tujuan memajukan pertanian, peternakan, perikanan, kehutanan, pengairan, sistem berocok tanam dan lain-lain.
  6. ASEAN Free Trade Area (AFTA) adalah organisasi perdagangan bebas ASEAN dengan maksud mengantisipasi dalam menghadapi era perdagangan bebas dunia.


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X