Pemberontakan PETA di Blitar

Kompas.com - 16/01/2020, 19:00 WIB
Daidan PETA di Blitar PETA: Tentara Sukarela Pembela Tanah Air di Jawa dan Sumatera 1942-1945 (1996).Daidan PETA di Blitar

KOMPAS.com - Tindakan Jepang yang menyengsarakan rakyat Indonesia selama pendudukan, memicu rakyat melakukan perlawanan.

Pembela Tanah Air (PETA) berada di bawah kendali pemerintah militer Jepang bahkan ikut memberontak.

Ini disebabkan karena perwira PETA kerap direndahkan oleh Jepang. Para syidokan yang melatih mereka bersikap congkak dan sombong.

Mereka juga tak tahan melihat romusha dan pemerasan yang dilakukan Jepang.

Dikutip dari Masa Pendudukan Jepang di Indonesia (2019), salah satu perlawanan PETA terjadi di Daidan (Batalyon) Blitar. Daidan Blitar dibentuk pada 25 Desember 1943. Pemimpinnya adalah Shodanco Supriyadi.

Baca juga: PETA, Pasukan Indonesia Bentukan Jepang

Saat itu, Supriyadi dikenal sebagai pemrakarsa pemberontakan terhadap kekuasaan pemerintah Jepang.

Tak tahan melihat romusha

Pemberontakan dipicu kejadian usai latihan militer. Sore itu, anggota Daidan Blitar baru pulang latihan.

Tiba-tiba mereka mendengar jeritan para petani. Petani dipaksa menjual padinya kepada kumiai (organisasi pembeli padi) melebihi jatah yang telah ditentukan.

Itu mengakibatkan padi untuk kebutuhan keluarganya sendiri tak cukup. Mereka terancam kelaparan.

Para tentara PETA juga mendengar Jepang telah memerintahkan pembelian telur besar-besaran dengan harga murah untuk tentara PETA. Padahal mereka sendiri tidak pernah mendapatkan jatah telur.

Baca juga: Kerja Rodi dan Romusha, Kerja Paksa Zaman Penjajahan

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kenapa Seminggu Ada Tujuh Hari?

Kenapa Seminggu Ada Tujuh Hari?

Skola
Apa itu Kleptomania?

Apa itu Kleptomania?

Skola
Mengapa Bangsawan disebut Darah Biru?

Mengapa Bangsawan disebut Darah Biru?

Skola
Mengapa Kucing Mengubur Kotorannya?

Mengapa Kucing Mengubur Kotorannya?

Skola
Sejak Kapan Pekerjaan Rumah Ada?

Sejak Kapan Pekerjaan Rumah Ada?

Skola
Mungkinkah Buang Sampah ke Gunung Berapi?

Mungkinkah Buang Sampah ke Gunung Berapi?

Skola
Bagaimana Cuci Tangan yang Benar?

Bagaimana Cuci Tangan yang Benar?

Skola
Mengapa Bendera Kuning jadi Simbol Kematian di Indonesia?

Mengapa Bendera Kuning jadi Simbol Kematian di Indonesia?

Skola
Mengapa Hewan Pura-pura Mati?

Mengapa Hewan Pura-pura Mati?

Skola
Mengapa Kita Menguap?

Mengapa Kita Menguap?

Skola
Pemanfaatan dan Pengelolaan DAS

Pemanfaatan dan Pengelolaan DAS

Skola
Pengertian Daerah Aliran Sungai (DAS) dan Bentuknya

Pengertian Daerah Aliran Sungai (DAS) dan Bentuknya

Skola
Dongeng: Pengertian dan Jenisnya

Dongeng: Pengertian dan Jenisnya

Skola
Arti Warna Urine

Arti Warna Urine

Skola
Ginjal dan Fungsinya dalam Sistem Ekskresi

Ginjal dan Fungsinya dalam Sistem Ekskresi

Skola
komentar
Close Ads X