Perjanjian Linggarjati: Latar Belakang, Isi, dan Dampaknya

Kompas.com - 10/01/2020, 09:00 WIB
Perjanjian Linggarjati Dok. KompasPerjanjian Linggarjati

KOMPAS.com - Perundingan Linggarjati adalah perundingan antara Indonesia dan Belanda untuk membahas soal status kemerdekaan Indonesia.

Namun pada akhirnya justru pihak Belanda mengkhianati isi perjanjian tersebut. Perundingan Linggarjati dilakukan pada tanggal 11-15 November 1946.

Latar belakang Perjanjian Linggarjati

Dilansir dari buku A History of Modern Indonesia Since c. 1300 (2008) karya MC Ricklefs, perundingan Linggarjati terjadi karena Jepang menetapkan status quo di Indonesia, menyebabkan terjadinya konflik antara Indonesia dengan Belanda yang salah satunya ditandai Peristiwa 10 November di Surabaya.

Pemerintah Inggris selaku penanggung jawab mengundang Indonesia dan Belanda untuk melakukan perundingan di Hooge Veluwe.

Namun perundingan tersebut gagal karena Indonesia meminta Belanda mengakui kedaulatan atas Pulau Jawa, Sumatera, dan Madura.

Baca juga: Sejarah Papua Nuigini dan Bentuk Bilateral dengan Indonesia

Sedangkan Belanda hanya mau mengakui Indonesia atas Pulau Jawa dan Madura saja.

Akhir Agustus 1946, pemerintah Inggris mengirim Lord Killearn ke Indonesia dalam misi menyelesaikan perundingan antara Indonesia dengan Belanda.

Tanggal 7 Oktober 1946 di Konsulat Jenderal Inggris di Jakarta, dibuka perundingan antara Indonesia dan Belanda.

Dalam perundingan ini akhirnga menghasilkan persetujuan gencatan senjata pada 14 Oktober. Kemudian dilanjutkan dengan Perundingan Linggarjati yang terjadi pada 11 November 1946.

Tidak diketahui secara pasti alasan Sutan Syahrir memilih Linggarjati, sebagai tempat pertemuan bersejarah itu.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Isi Deklarasi Bangkok

Isi Deklarasi Bangkok

Skola
Deklarasi Djuanda: Isi, Tujuan, dan Dampaknya

Deklarasi Djuanda: Isi, Tujuan, dan Dampaknya

Skola
Mulut: Fungsi dan Strukturnya

Mulut: Fungsi dan Strukturnya

Skola
Menengok Profesi Bidang Akuntansi

Menengok Profesi Bidang Akuntansi

Skola
Proses Terjadinya Fertilisasi

Proses Terjadinya Fertilisasi

Skola
Konsekuensi Masyarakat Multikultural

Konsekuensi Masyarakat Multikultural

Skola
Konsep Wilayah dan Pewilayahan: Definisi serta Pembagiannya

Konsep Wilayah dan Pewilayahan: Definisi serta Pembagiannya

Skola
Keanggotaan Indonesia di OKI

Keanggotaan Indonesia di OKI

Skola
Sejarah Berdirinya VOC

Sejarah Berdirinya VOC

Skola
Wujud Keragaman Masyarakat Kultural Indonesia

Wujud Keragaman Masyarakat Kultural Indonesia

Skola
Faktor Penyebab Masyarakat Multikultural di Indonesia

Faktor Penyebab Masyarakat Multikultural di Indonesia

Skola
Organisasi Kerja Sama Islam (OKI): Sejarah, Tujuan, dan Anggota

Organisasi Kerja Sama Islam (OKI): Sejarah, Tujuan, dan Anggota

Skola
Masyarakat Multikultural: Pengertian dan Ciri-ciri

Masyarakat Multikultural: Pengertian dan Ciri-ciri

Skola
Hak Oktroi: Pengertian dan Isinya

Hak Oktroi: Pengertian dan Isinya

Skola
Gangguan pada Sistem Imun

Gangguan pada Sistem Imun

Skola
komentar
Close Ads X