Mengenal Proses Terjadinya Meteor

Kompas.com - 14/12/2019, 14:30 WIB
Ilustrasi meteorit ikonacolorIlustrasi meteorit

KOMPAS.com - Meteor lebih dikenal orang dengan sebutan bintang jauh.

Meteor adalah suatu penampakan jalur jatuhnya meteroid ke armosfer bumi. Itu akibat dari oleh panas yang dihasilkan pleh tekanan ram pada saat metorid memasuki atmosfer.

Dilansir dari Kompas.com (9/9/2019), ukuran meteorit mulai dari sebutir pasir hingga semeter. Ini mampu bergerak berlawanan dengan arah gerakan bumi dengan kecepatan bisa mencapai 72 kilometer per detik.

Saat meteorit bertabrakan dengan atmosfer planet, mereka akan menjadi meteor. Kilat berapi yang dilepaskan meteor ketika mereka terbakar di atmosfer, bercahaya lebih terang dibanding Venus.

Inilah mengapa meteor dijuluki bintang jatuh. Para ahli memperkirakan lebih dari 43.500 kilogram material meteoritik jatuh ke Bumi setiap hari.

Baca juga: Puncak Hujan Meteor Geminid Besok Malam Bisa Terlihat, asal...

Jika meteor masuk ke atmosfer dan jatuh ke permukaan planet, benda itu berubah nama menjadi meteorit.

Dilansir dari Encyclopaedia Britannica (2015), jika penampakan itu akan menghasilkan ledakan seperti gemuruh senjata dan ledakan ketika mendarat.

Ketika orang-orang kuno menyaksikan pertunjukan seperti itu, mereka percaya bahwa mereka melihat bintang jatuh dari langit, dan mereka menyebut benda itu bintang jatuh atau bintang jatuh.

Ada jutaan meteor yang masuk ke dalam atmosfer bumi. Tapi sebagian besar terbakar dan habis sebelum mencapai permukaan bumi.

Terkadang meteor yang besar tidak terbakar habis saat melintasi atmosfer dan bisa jatuh ke Bumi. Itu disebut bantu bintang atau meteori, itu terdiri dari unsur-unsur kimia.

Baca juga: Hari Ini Dalam Sejarah: Meteor Berdiameter 5-10 Meter Meledak di Bone

Ada tiga kelompok meteorit yang berbeda dan itu diklasifikasikan sesuai komposisinya.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mengenal Sifat-Sifat Cahaya

Mengenal Sifat-Sifat Cahaya

Skola
APBD: Pengertian, Unsur, Jenis, Fungsi, dan Tujuannya

APBD: Pengertian, Unsur, Jenis, Fungsi, dan Tujuannya

Skola
Pengumuman: Pengertian, Fungsi, Ciri, Struktur dan Cara Penulisan

Pengumuman: Pengertian, Fungsi, Ciri, Struktur dan Cara Penulisan

Skola
Senam: Sejarah, Pengertian, Tujuan, Ciri dan Jenis

Senam: Sejarah, Pengertian, Tujuan, Ciri dan Jenis

Skola
Janji Koiso, Janji Kemerdekaan Jepang kepada Indonesia

Janji Koiso, Janji Kemerdekaan Jepang kepada Indonesia

Skola
Saat Bersin, Kenapa Mata Kita Tertutup?

Saat Bersin, Kenapa Mata Kita Tertutup?

Skola
Siapa yang Mengirim Email Pertama?

Siapa yang Mengirim Email Pertama?

Skola
5 Negara Terkecil di Dunia

5 Negara Terkecil di Dunia

Skola
Daftar Lembaga Negara di Indonesia

Daftar Lembaga Negara di Indonesia

Skola
Sistem Pencernaan Manusia: Organ dan Kelenjar Pencernaan

Sistem Pencernaan Manusia: Organ dan Kelenjar Pencernaan

Skola
Evolusi: Arti dan Perkembangannya

Evolusi: Arti dan Perkembangannya

Skola
Gaya dan Gerak: Pengertian dan Jenisnya

Gaya dan Gerak: Pengertian dan Jenisnya

Skola
APBN: Pengertian, Unsur, Fungsi, dan Penyusunannya

APBN: Pengertian, Unsur, Fungsi, dan Penyusunannya

Skola
Kekalahan Jepang di Perang Asia Timur Raya

Kekalahan Jepang di Perang Asia Timur Raya

Skola
Pencemaran Udara: Dampak dan Solusi

Pencemaran Udara: Dampak dan Solusi

Skola
komentar
Close Ads X