Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
BRIN
Badan Riset dan Inovasi Nasional

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) adalah lembaga pemerintah yang berada di bawah dan bertanggung jawab langsung kepada Presiden Republik Indonesia. BRIN memiliki tugas menjalankan penelitian, pengembangan, pengkajian, dan penerapan, serta invensi dan inovasi yang terintegrasi.

Mengulas Makna Kata Potensi dalam Kegempaan

Kompas.com - 09/09/2022, 13:26 WIB
Anda bisa menjadi kolumnis !
Kriteria (salah satu): akademisi, pekerja profesional atau praktisi di bidangnya, pengamat atau pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S2 dan S3. Cara daftar baca di sini

Oleh: Febty Febriani, Ph.D

Empat tahun yang lalu rangkaian gempa dengan kekuatan di atas 5 terjadi di Kabupaten Lombok Timur pada bulan Agustus 2018. Gempa-gempa ini terjadi pada tanggal 5, 9 dan 19 Agustus 2018.

Gempa pertama mempunyai kekuatan sebesar 6.9. Kekuatan gempa yang terjadi pada tanggal 9 Agustus 2018 adalah 5.9.

Sedangkan pada tanggal 19 Agustus 2018, terjadi gempa dengan kekuatan 6.3 dan 6.9. Keempat gempa ini diawali oleh gempa dengan kekuatan 6.4 pada akhir Juli 2018.

Rangkaian gempa yang terjadi di Lombok ini menyebabkan banyaknya jumlah kematian dan kerugian ekonomi bagi masyarakat yang tinggal di Pulau Lombok.

Baca juga: Edukasi Publik Evakuasi Gempa Bumi Secara Rutin, Bisakah Kita?

Bahkan getaran dan kerugiannya juga dirasakan oleh masyarakat yang tinggal di Pulau Bali, Pulau Sumbawa, Pulau Madura, Pulau Sumba, Pulau Flores, dan Pulau Jawa bagian Timur.

Kecamatan Sembalun adalah salah satu wilayah terdampak dari kejadian rangkaian gempa Lombok 2018 ini. Secara geografis, Kecamatan Sembalun terletak di kaki Gunung Rinjani.

Di Kecamatan Sembalun terdapat Desa Sembalun Bumbung, Sembalun Lawang, Desa Sajang, Desa Bilok Petung, Desa Sembalun, dan Desa Sembalun Timba Gading.

Akhir Juli 2022, saya berkesempatan mengunjungi Kecamatan Sembalun dalam rangka penelitian dengan tema kebencanaan melalui skema research grant L'oreal UNESCO For Women in Science National Fellowship (L'oreal FWIS).

Kecamatan Sembalun bisa dicapai dari bandara internasional Zainuddin Abdul Madjid sekitar tiga jam dengan menggunakan mobil.

Diawali dengan perjalanan menanjak, melintasi taman nasional Gunung Rinjani, dan diakhir dengan perjalanan menurun untuk menuju kecamatan ini.

Bentang alamnya sangatlah indah. Suasananya khas daerah pegunungan. Bukit-bukit terjal menjadi pagar bagi alam Sembalun.

Udaranya dingin dan segar. Tanahnya subur. Sinar matahari juga tak terhalang apapun. Warganya ramah. Jalannya juga bagus.

Gempa-gempa yang terjadi pada bulan Agustus 2018 di Kecamatan Sembalun seakan menjadi mimpi buruk saat itu. Apalagi, warga belum pernah merasakan gempa sebelum peristiwa di bulan Agustus 2018.

Sebelumnya, kehidupan berjalan dengan tenang dan bahagia. Masyarakat bisa merasakan aktivitas kehidupan dengan tenang.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com