Kompas.com - 05/08/2022, 19:31 WIB


KOMPAS.com - Para peneliti di New Jersey telah menemukan sebuah kuburan massal yang menyimpan sisa-sisa sejarah pertempuran Red Bank pada 1777.

Pertempuran Red Bank merupakan upaya Inggris dan Hessians untuk mengambil alih Fort Mercer, sebuah benteng Amerika yang terletak di sepanjang tepi Sungai Delaware.

Upaya yang dilakukan gagal, membuat sekitar 377 tentara Hessian tewas atau terluka selama pertempuran, sedangkan Amerika kehilangan 14 tentaranya.

Situs pemakaman massal ini ditemukan pada 26 Juni lalu, saat seorang arkeolog amatir yang menjadi sukarelawan menemukan tulang paha manusia saat melakukan penggalian parit di Fort Mercer, yang menjadi bagian dari Red Bank Battlefield Park, Gloucester County, selatan New Jersey.

Penggalian yang dilakukan di kuburan para tentara bayaran Hessian yang tewas dalam pertempuran tersebut, menemukan sejumlah harta karun seperti senjata dan koin emas guinea King George III tahun 1776.

Koin emas ini sangat langka, yang nilainya setara dengan gaji seorang prajurit selama satu bulan.

Baca juga: Sejarah Gas Air Mata, Jadi Senjata Sejak Perang Dunia I

Selain koin langka, dalam penggalian tersebut, para peneliti juga menemukan belasan sisa-sisa kerangka manusia, yang kemungkinan merupakan tentara Hessian, tentara Jerman yang menjadi bagian dari sejarah perang revolusi Red Bank.

Mereka adalah tentara Jerman yang disewa untuk bertugas di Angkatan Darat Inggris.

Saat ini, sisa-sisa kerangka manusia berada di Unit Forensik Polisi Negara Bagian New Jersey, yang akan menjalani ekstraksi DNA sehingga para antroplog dapat mempelajarinya lebih lanjut.

Selain koin guinea langka tahun 1776 dan kerangka manusia, para peneliti juga menemukan lima bola senapan, kancing timah dan kuningan, grapeshot, hingga gesper lutut dari seragam bernoda darah manusia.

Menurut para ilmuwan, kemungkinan masih ada banyak sisa sejarah dari pertempuran Red Bank di situs ini.

“Kami berharap pada akhirnya bisa menemukan beberapa orang ini, dan bisa menceritakan kisahnya. Momen yang sangat kuat dalam sejarah publik,” pungkas seorang profesor dan sejarawan humaniora dan ilmu sosial di Universitas Rowan di New Jersey dan direktur Red Bank Battlefield Park Jennifer Janofsky.

Baca juga: Kapal Perang Inggris Tenggelam 340 Tahun, Bangkai Kapal Gloucester Akhirnya Ditemukan

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.