Kompas.com - 06/02/2021, 12:02 WIB
Ilustrasi pemberian vaksin corona, vaksin Covid-19, vaksinasi Covid-19 melawan pandemi virus corona. SHUTTERSTOCK/Africa StudioIlustrasi pemberian vaksin corona, vaksin Covid-19, vaksinasi Covid-19 melawan pandemi virus corona.


KOMPAS.com- Jauh sebelum vaksin Covid-19 yang dikembangkan Pfizer-BioNTech dan Moderna diluncurkan, para peneliti dan ahli onkologi telah berpikir apakah vaksin tersebut aman untuk pasien kanker.

Kendati menurut American Cancer Society dan komunitas medis lainnya di Amerika Serikat, ada konsensus bahwa vaksin virus corona tersebut aman untuk sebagian besar pasien kanker, namun studi tentang efektifitas vaksin pada pasien kanker masih merupakan zona bebas data.

Seperti dilansir dari CNN, Sabtu (6/2/2021), American Cancer Society telah menganjurkan agar pasien kanker dapat berkonsultasi pada dokter sebelum mereka mendapatkan jenis vaksin apapun, sebab, semua pasien dengan penyakit kanker memiliki cara pengobatan yang berbeda.

Kemungkinan ada beberapa faktor yang mengharuskan pasien kanker menunda vaksinasi, bahkan baru-baru ini, termasuk transplantasi sel induk maupun penggunaan terapi lainnya yang diketahui dapat mengurangi kemanjuran vaksin.

Baca juga: Selama Pandemi Covid-19 di Asia, Kunjungan Pasien Kanker ke Layanan Kesehatan Menurun

 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hal itu disampaikan Dr. Laura Makaroff, Vice President Prevention and Early Detection dari American Cancer Society.

"Sejauh keamanan vaksin, situasi untuk setiap pasien dengan kanker sedikit berbeda. Dan ada spektrum di mana setiap pasien mungkin berada dalam kondisi kanker yang berkembang," jelas Makaroff.

Ahli medis anjurkan vaksinasi pasien kanker

Makaroff mengatakan bahwa vaksinasi Covid-19 pasien kanker jelas aman, tetapi penting bagi pasien untuk berkonsultasi pada penyedia layanan kesehatan dan tim perawatan kanker mereka, untuk menentukan kapan waktu yang tepat mendapatkan vaksin Covid-19.

Baca juga: Ahli: Meski Ada Vaksin Covid-19, Tak Mungkin Herd Imunity Tercapai Setahun

 

"Semua panduan yang kami lihat, adalah bahwa imunisasi Covid-19 direkomendasikan untuk pasien dalam terapi aktif, tetapi kami benar-benar memahami bahwa data keamanan dan kemanjuran pada pasien ini terbatas," jelas Makaroff.

Bahkan, meski dengan data yang terbatas itu, banyak ahli kanker, kelompok medis dan dokter membuat dorongan besar untuk memvaksinasi sebagian besar pasien kanker. Terutama pasien kanker yang paling berisiko selama pandemi virus corona ini.

"Manfaat potensial jauh lebih besar daripada risikonya," kata Dr Brian Koffman, kepala petugas medis untuk Chronic Lymphocytic Leukemia Society, sebuah kelompok yang mewakili pasien leukimia.

Dr Koffman mengatakan bahwa meskipun kurangnya data keamanan khusus terkait vaksin Covid-19 pada pasien kanker dengan CLL (chronic lymphocytic leukemia), namun diharapkan vaksinasi untuk mencegah infeksi SARS-CoV-2 ini aman bagi pasien tersebut.

Baca juga: Vaksin Covid-19 Ini Diujikan pada Varian Virus Corona Afrika Selatan, Apa Hasilnya?

Halaman:


Sumber CNN
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X