Kompas.com - 06/02/2021, 10:02 WIB


KOMPAS.com- Dalam sebuah studi, ilmuwan menemukan cara unik dinosaurus seukuran domba dalam menarik pasangannya saat musim kawin.

Spesies Protoceratops adalah jenis dinosaurus pemakan tumbuhan yang memiliki panjang 1,8 meter dan habitatnya diketahui di tempat yang sekarang dikenal sebagai Gurun Gobi Mongolia.

Dinosaurus ini hidup pada lebih dari 70 juta tahun yang lalu. Studi mengungkapkan bahwa dinosaurus ini berevolusi untuk memiliki jumbai atau rumbai pada lehernya.

Dikutip dari Independent, Sabtu (6/2/2021), menurut para ilmuwan, evolusi jumbai pada leher hewan purba ini terjadi sebagai hasil seleksi seksual.

Baca juga: Ilmuwan: Bayi Dinosaurus T-Rex Lahir dengan Gigi dan Siap Berburu

 

Peneliti postdoctoral di Natural History Museum, Inggris, Dr Andrew Knapp mengatakan bahwa pada banyak fosil hewan memiliki struktur dan ciri yang tidak biasa yang tidak benar-benar terlihat pada hewan yang hidup saat ini.

"Protoceratops tidak bertanduk, tetapi mereka masih memiliki jumbai yang besar," kata Dr Knapp.

Kemunculan jumbai pada leher dinosaurus ini telah dikemukakan pada beberapa teori sebelumnya.

Baca juga: Seperti Apa Kloaka pada Dinosaurus? Peneliti Beri Penjelasannya

 

Beberapa teori menjelaskan bahwa jumbai tersebut digunakan untuk perlindungan, melindungi diri dari predator.

Teori lain menyebut bahwa kemungkinan jumbai tersebut sebagai alat pengatur suhu yang berperan dalam mendinginkan suhu tubuh herbivora besar.

Dalam studi yang berbeda juga menyebut kemungkinan jumbai pada dinosaurus ini berfungsi sebagai pengenal individu untuk mengenali anggota yang berbeda dari spesies mereka sendiri.

Baca juga: Fosil Dinosaurus di Argentina Jadi Mahluk Terbesar di Bumi yang Pernah Ditemukan

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Studi Ungkap Astronot Berisiko Alami Tulang Keropos Saat di Luar Angkasa

Studi Ungkap Astronot Berisiko Alami Tulang Keropos Saat di Luar Angkasa

Oh Begitu
Simbiosis Parasitisme: Pengertian dan Contohnya

Simbiosis Parasitisme: Pengertian dan Contohnya

Oh Begitu
Apa Itu Intrusi Air Laut?

Apa Itu Intrusi Air Laut?

Fenomena
Pesawat Ruang Angkasa China Berhasil Merekam Gambar Seluruh Permukaan Planet Mars, Seperti Apa?

Pesawat Ruang Angkasa China Berhasil Merekam Gambar Seluruh Permukaan Planet Mars, Seperti Apa?

Fenomena
5 Fakta Subvarian BA.4 dan BA.5, Karakteristik hingga Upaya Pencegahannya

5 Fakta Subvarian BA.4 dan BA.5, Karakteristik hingga Upaya Pencegahannya

Oh Begitu
5 Manfaat Sinar Matahari Pagi untuk Kesehatan

5 Manfaat Sinar Matahari Pagi untuk Kesehatan

Oh Begitu
Beredar Kabar Hujan Salju di Indonesia pada 7 Agustus 2022, Benarkah?

Beredar Kabar Hujan Salju di Indonesia pada 7 Agustus 2022, Benarkah?

Oh Begitu
Siklon Tropis Chaba Diperkirakan Menguat 24 Jam ke Depan, Waspada Dampaknya

Siklon Tropis Chaba Diperkirakan Menguat 24 Jam ke Depan, Waspada Dampaknya

Fenomena
Fenomena Langit Juli 2022: Supermoon hingga 3 Asteroid Dekat Bumi

Fenomena Langit Juli 2022: Supermoon hingga 3 Asteroid Dekat Bumi

Fenomena
Anak Pendek Belum Tentu Stunting, Ketahui Ciri-cirinya

Anak Pendek Belum Tentu Stunting, Ketahui Ciri-cirinya

Kita
Tuberkulosis Jadi Penyebab Kematian Tertinggi di Indonesia, Menkes Jabarkan Upaya Penanganannya

Tuberkulosis Jadi Penyebab Kematian Tertinggi di Indonesia, Menkes Jabarkan Upaya Penanganannya

Kita
Lukisan 3 Sosok Misterius Berkepala Besar Ditemukan di Tanzania, Mengejutkan Arkeolog

Lukisan 3 Sosok Misterius Berkepala Besar Ditemukan di Tanzania, Mengejutkan Arkeolog

Oh Begitu
Layanan Operasi Bedah Robotik Jarak Jauh, Bantu Dokter Rawat Pasien di Daerah

Layanan Operasi Bedah Robotik Jarak Jauh, Bantu Dokter Rawat Pasien di Daerah

Oh Begitu
Sebanyak 30 Peneliti Indonesia Jalani Program Kepemimpinan Ilmuwan, Siapa Saja?

Sebanyak 30 Peneliti Indonesia Jalani Program Kepemimpinan Ilmuwan, Siapa Saja?

Oh Begitu
Angka Stunting Indonesia 24,4 Persen, 7 Provinsi Catat Kasus Tertinggi

Angka Stunting Indonesia 24,4 Persen, 7 Provinsi Catat Kasus Tertinggi

Kita
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.