Kompas.com - 02/02/2021, 08:05 WIB
Ilustrasi susu sapi segar dituang ke kontainer. SHUTTERSTOCK/RATTIYA THONGDUMHYUIlustrasi susu sapi segar dituang ke kontainer.

ujnm KOMPAS.com - Sejarah manusia dan susu masih jadi teka-teki hingga saat ini. Kapan sih sebenarnya manusia mulai punya kebiasaan mengonsumsi susu hewani?

Kini, peneliti mulai membuka tabir mister tersebut setelah menemukan bukti tertua manusia yang minum produk susu.

Seperti dikutip dari Sciencemag, Senin (1/2/2021) dalam studinya, peneliti melakukan penelitian terhadap masyarakat Afrika yang telah menggembalakan sapi, domba, dan kambing selama setidaknya 8000 tahun.

Baca juga: Literasi Gizi Rendah, Alasan Utama Kental Manis Masih Dikira Susu

Peneliti juga memeriksa delapan kerangka berusia antara 2000 dan 6000 tahun yang digali di Sudan dan Kenya.

Mereka kemudian mengikis dental calculus atau karang gigi yang mengeras dan mencari protein khusus susu yang terperangkap di dalamnya.

Hasil studi yang telah dipublikasikan di Nature Communications ini mengungkap, bahwa orang-orang di Kenya dan Sudan modern mengonsumsi produk susu setidaknya 6000 tahun yang lalu.

Temuan ini menjadi bukti langsung paling awal konsumsi susu di Afrika dan mungkin di dunia.

Temuan juga sekaligus menunjukkan, jika peternakan sapi perah di Afrika mungkin telah ada lebih lama dari yang diperkirakan sebelumnya.

Menariknya, kebiasaan minum susu orang Afrika kuno ini lahir, meski mereka tak memiliki gen pencerna susu.

Peneliti pun menyebut mengonsumsi susu muncul sebelum mereka mengembangkan kemampuan genetik untuk mencerna susu dengan benar.

Semua manusia bisa mencerna susu saat masih bayi. Tetapi kemampuan mencerna susu setelah masa kanak-kanak menghilang, membuat orang dewasa lebih sulit minum susu.

Sehingga, kemampuan minum susu sebagai orang dewasa pun terbilang cukup baru.

Salah satu cara yang dilakukan untuk mengonsumsi susu misalnya dengan fermentasi. Strategi ini digunakan beberapa budaya untuk memecah gula laktosa sebelum mengonsumsinya sehingga memudahkan orang minum susu.

Baca juga: Mengapa Donasi Susu Formula Saat Pandemi Covid-19 Berbahaya?

Halaman:


Video Pilihan

Sumber Sciencemag
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.