Dulunya Hewan Liar, Asal-usul Kuda Jinak Terungkap Lewat Uji Genetik

Kompas.com - 22/09/2020, 07:08 WIB
Ilustrasi kuda. ShutterstockIlustrasi kuda.

KOMPAS.com - Kuda menjadi hewan yang memiliki peran penting dalam kehidupan manusia, mulai dari membantu transportasi, perdagangan hingga perang. Namun selama ini pula, masih belum jelas di mana dan kapan kuda dijinakkan.

Sebelumnya, ilmuwan percaya bahwa kuda pertama kali didomestikasi di Anatolia sekitar 5.500 tahun yang lalu.

Daerah tersebut merupakan semenanjung yang dulunya dikenal sebagai Asia kecil. Kini, sebagian besar dari wilayah Anatolia telah menjadi wilayah Turki.

Namun dalam pengujian genetik baru, peneliti menemukan bukti bahwa kuda sebenarnya pertama kali didomestikasi di Stepa Eurasia.

Baca juga: Demi Keragaman Genetik, Kuda Przewalski Dikloning Pertama Kalinya

Barulah pada Zaman Perunggu, kuda dikirimkan ke Anatolia sekitar 4.000 tahun yang lalu.

Seperti dikutip dari Phys.org, Senin (21/9/2020), temuan tersebut berdasarkan studi yang dilakukan oleh tim peneliti internasional.

Tim peneliti melakukan analisis terhadap sisa-sisa kuda purba yang berasal dari 2.500 hingga 11.000 tahun yang lalu. Tulang belulang itu ditemukan di sejumlah lokasi di bagian timur Asia, Kaukasus, dan Anatolia.

Setelah itu, para peneliti melakukan studi paleogenetik dan morfologi yang mencakup analisis DNA kromosom Y, DNA mitokondria, dan penanda DNA yang sebelumnya telah dikaitkan dengan warna bulu.

Baca juga: Ilmuwan Kosta Rika Gunakan Antibodi Kuda untuk Pengobatan Virus Corona

Hasil analisis menemukan bahwa garis keturunan yang ada pada kuda domestik modern muncul tiba-tiba pada 2000 SM. Hal tersebut tidak sesuai dengan perhitungan waktu dan menunjukkan bahwa domestikasi telah terjadi di tempat lain.

Sementara itu, bukti lainnya terlihat pada warna bulu.

Para peneliti mendapati bahwa seiring waktu, domestikasi telah menyebabkan perubahan warna bulu kuda.

Perubahan warna bulu yang tajam menunjukkan bahwa kuda telah dibawa dari satu daerah ke tempat lain, sehingga peneliti pun berpendapat bahwa kuda kemungkinan besar dibawa ke utara dan barat Kaukasus.

Kuda-kuda yang dibawa tersebut kemudian kemungkinan juga dikawinkan dengan keledai.

Baca juga: Bangkitkan Kuda Purba, Ilmuwan Ambil Darah Cair dari Mumi 42.000 Tahun

Studi telah dipublikasikan di Science Advances.



Sumber PHYSORG
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X