Anak-anak Bisa Jadi Pembawa Corona Tanpa Gejala, Ini Penjelasannya

Kompas.com - 04/04/2020, 18:02 WIB
Ilustrasi virus corona pada anak ShutterstockIlustrasi virus corona pada anak


KOMPAS.com - Penularan infeksi virus corona tanpa gejala atau asimptomatik disebut berkontribusi pada cepatnya penyebaran Covid-19 di seluruh dunia.

Setidaknya, sepertiga dunia harus lockdown karena pandemi virus corona.

Pemerintah di masing-masing negara juga terus mendesak warganya untuk mematuhi aturan jarak sosial untuk menghambat penyebaran virus corona.

Sebab, virus corona yang menyebabkan penyakit Covid-19 ini sangat berbahaya.

Baca juga: Jarang Ada Kasusnya, Benarkah Anak-anak Kebal Virus Corona?

"Ada penularan signifikan oleh orang-orang yang tidak menunjukkan gejala," kata Stephen Morse, ahli epidemiologi di Columbia University, melansir Science Alert, Sabtu (4/4/2020).

Satu kelompok potensial yang dapat menjadi pembawa asimptomatik virus corona adalah anak-anak. Sebab, sejauh ini, anak-anak yang paling jarang mudah terserang virus corona.

Akan tetapi, beberapa dari mereka mungkin mendapatkan infeksi yang sangat ringan, sehingga kemudian menyebarkan virus corona ini.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X