Dilema Mitigasi Kroasia, antara Gempa dan Lockdown Virus Corona

Kompas.com - 24/03/2020, 10:03 WIB
Gempa kuat mengguncang Zagreb, ibukota Kroasia pada Minggu 22 Maret 2020 pukul 6.23 waktu setempat. Gempa dangkal berkekuatan M 5,3 ini menyebabkan kerusakan dan kepanikan luarbiasa di saat sebagian ibu kota sedang mengalami lockdown karena penyebaran virus corona. Gempa kuat mengguncang Zagreb, ibukota Kroasia pada Minggu 22 Maret 2020 pukul 6.23 waktu setempat. Gempa dangkal berkekuatan M 5,3 ini menyebabkan kerusakan dan kepanikan luarbiasa di saat sebagian ibu kota sedang mengalami lockdown karena penyebaran virus corona.

KOMPAS.com - Di tengah ramainya isu dan wabah virus Corona atau Covid-19 yang menyerang dunia, kemarin Minggu (22/3/2020), wilayah Zagreb, ibu kota Kroasia diguncang gempa kuat berkekuatan M 5,3. 

Gempa yang terjadi pukul 6.23 waktu setempat itu membuat kepanikan warga setempat.

Disampaikan oleh Kepala Mitigasi Gempabumi dan Tsunami Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Daryono, gempa yang mengguncang Zagreb itu masih dalam kategori dangkal.

Episenter gempa terletak pada koordinat 45,87 LU dan 16,02 BT tepatnya di darat pada jarak 7 kilometer arah utara Zagreb pada kedalaman 5 kilometer.

Baca juga: Sukabumi Gempa Lagi, Tak Ada Kaitan dengan Lindu Sebelumnya

Kendati gempa yang terjadi masih dalam kategori dangkal, kata Daryono, beberapa saat setelah gempa utama terjadi, muncul gempa susulan signifikan dengan kekuatan M 5,0 dan M 3,7.

"Saking kuatnya guncangan, gempa dilaporkan dirasakan hingga Austria selatan dan Slovenia," kata Daryono dalam keterangan tertulisnya yang diterima Kompas.com, Senin (23/3/2020) malam.

Gempa yang terjadi ini juga telah menyebabkan kerusakan dan kepanikan luar biasa di saat sebagian ibu kota sedang mengalami lockdown karena penyebaran virus Corona.

"Dampak gempa ini dilaporkan menimbulkan banyak bangunan rusak. Jalan-jalan di pusat kota dipenuhi puing bangunan," ujar dia.

Dalam beberapa foto tampak bongkahan beton menimpa mobil, pecahan-pecahan tembok, dan cerobong asap terlempar hingga ke jalan-jalan.

Seorang anak dilaporkan terluka dan kritis, di samping banyak warga lain yang juga menderita luka-luka.

Halaman:
Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X