Kompas.com - 17/03/2020, 08:00 WIB
Ilustrasi tetes mata. Ilustrasi tetes mata.

Penyebab glaukoma

Tekanan bola mata dibentuk oleh cairan di dalam bola mata yang disebut akuos humor.

Gangguan sistem pembentukan dan pengeluaran cairan akuos humor ini dapat menyebabkan tekanan bola mata yang tinggi.

Kata Widya, tekanan bola mata yang tinggi itulah secara perlahan dan seringkali tanpa disadari mengganggu penglihatan, menurunkan ketajaman melihat, hingga pada kondisi terburuknya bisa menyebabkan kebutaan.

Faktor risiko glaukoma

"Menemukan risiko dari glaukoma sejak dini itu penting, agar mencegah glaukoma sebelum jadi (berakibat) fatal," tuturnya.

Berikut beberapa faktor risiko penderita glaukoma:

  • Memiliki riwayat anggota keluarga yang terkena glaukoma
  • Berumur di atas 40 tahun
  • Memiliki tekanan bol mata tinggi
  • Penderita miopia (kacamata minus) dan hipermetropia (kacamata plus) yang tinggi
  • Pemakaian steroid lama dan terus menerus seperti terkandung dalam beberapa obat tetes mata, obat inhaler asma dan obat radang sendi
  • Pernah mengalami trauma pada mata
  • Memiliki riwayat penyakit diabetes melitus, hipertensi dan migrain

"Walaupun glaukoma itu bisa didapatkan pada bayi ke usia lanjut. Tapi lansia memegang peranan lebih besar," ujar dia.

Baca juga: Diabetes Melitus Sebabkan Diabetik Retinophati Hingga Kebutaan

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Gejala glaukoma

Untuk gejala yang akan dialami penderita glaukoma berbeda-beda tergantung dengan jenis glaukoma yang diderita pasien.

Tetapi setidaknya Anda bisa curiga jika mengalami beberapa gejala berikut pada mata Anda:

  • Rasa nyeri di mata
  • Tajam penglihatan menurun
  • Tampak pelangi atau melihat lingkaran warna-warni bila melihat lampu
  • Sakit kepala
  • Mual terkadang disertai muntah
  • Peradangan bola mata
  • Katarak yang terlalu tebal
  • Bola mata yang lebih besar dari normal
  • Kornea mata terlihat tidak jernih
  • Sensitif dan keluar air mata bila melihat cahaya
  • Beberapa kondisi dari jenis glaukoma juga bisa tidak memiliki gejala

"Glaukoma sering dikatakan sebagai pintu kerusakan penglihatan. Seringkali kerusakan itu hanya pada satu mata. Jadi ketika diminta tutup mata satu maka satunya gak bisa melihat," kata Widya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X