Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 20/05/2024, 15:00 WIB
Aisyah Sekar Ayu Maharani,
Hilda B Alexander

Tim Redaksi

NUSA DUA, KOMPAS.com - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menjamin kesiapan lahan untuk infrastruktur sumber daya air, seperti waduk.

Hal ini disampaikannya saat ditemui usai menghadiri upacara pembukaan World Water Forum (WWF) ke-10 di Bali International Convention Centre (BICC), Bali pada Senin (20/5/2024).

"Kita harus yakinkan lahan tersebut ya memang disiapkan dengan baik secara hukum, " kata AHY yang mengambil contoh lahan untuk infrastruktur pengairan.

Sementara misal lahan yang dibutuhkan tersebut berada di kawasan kehutanan, maka AHY akan menjembatani untuk berkoordinasi dengan Kementerian Lingkugan Hidup dan Kehutanan (KLHK) hingga pemerintah daerah.

Langkah ini juga merupakan komitmen Kementerian ATR/BPN dalam mendukung pertumbuhan ekonomi lewat infrastruktur air.

Terlebih menurutnya, air dan tanah adalah dua hal yang tidak bisa dipisahkan.

Baca juga: Hadiri Upacara Pembukaan WWF Ke-10 di Bali, AHY dan Para Menteri Berjalan Kaki

"Ini juga sesuatu yang harus kita terus bicarakan, mengintegrasikan semua elemen yang terlibat dalam pengaturan administrasi tanah dan air," lanjut AHY.

Oleh karena itu, Kementerian ATR/BPN berkomitmen untuk menciptakan kebijakan pertanahan yang bisa mengakomodasi berbagai kepetingan sektor tanah dan air.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com