Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - Diperbarui 30/11/2022, 07:40 WIB
Masya Famely Ruhulessin,
Hilda B Alexander

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Sejak merdeka tahun 1945, ternyata Indonesia belum pernah memiliki ibu kota negara (IKN) yang didesain dari nol.

Hal tersebut disampaikan oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dalam acara Pro Talk Series #02 dengan tema “Arsitektur sebagai Artefak Peradaban dalam Prespektif Istana Negara”.

Menurut pria yang akrab disapa Kang Emil ini ibu kota pada dasarnya merupakan simbol politik sebuah negara dan dapat dipresentasikan dalam bentuk ekspreksi arsitektur.

“Di Indonesia, menurut saya kita belum punya sejarah ibu kota yang didesain dari nol sejak bangsa ini merdeka,” jelas Ridwan.

Baca juga: Tol Bawah Laut IKN Masuk Tender Penyusunan Studi Kelayakan

Jakarta sendiri pada awalnya adalah Batavia, yang merupakan kota yang didesain dari prespektif pemerintah kolonial Belanda selama masa panjajahan.

“Jadi kota Jakarta adalah kota bersejarah yang dibangun berdasarkan prespektif orang asing terhadap mereka yang ada di Hindia Belanda,” ujarnya.

Kemudian ada rencana pemindahan IKN ke Bandung setelah pandemi Malaria Sundanica. Sayangnya rencana ini gagal karena adanya invasi Jepang ke Indonesia.

Ridwan memaparkan usai kemerdekaan, Jakarta kemudian diputuskan menjadi IKN namun tidak dalam konteks didesain khusus menjadi ibu kota tapi lebih ke arah memanfaatkan posisi Jakarta yang paling strategis dalam sejarah kemerdekaan bangsa.

“Jadi dalam prespektif desain kita belum ada desain ibukota pusat pemerintahan yang terintegrasi dari nol. Kebenyakan desain yang ada saat ini adalah menyertakan pusat pemerintahan kepada eksisting sebuah kota,” tambahnya.

Seperti diketahui, pemerintah Indonesia telah memutuskan untuk memindahkan IKN dari Jakarta ke Kabupaten Penajam Paser Utara di Kalimantan Timur.

Langkah awal pemindahan IKN sudah mulai dirintis sejak tahun lalu dan diharapkan seluruh prosesnya akan selesai pada tahun 2045 mendatang.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Ternyata, Lubang di Kursi Plastik Ada Fungsinya

Ternyata, Lubang di Kursi Plastik Ada Fungsinya

Umum
Harga Sewa Perkantoran di Jakarta Turun

Harga Sewa Perkantoran di Jakarta Turun

Berita
Tahun Ini, Jakarta Tambah Pasokan Kantor Baru Seluas 19 Hektar

Tahun Ini, Jakarta Tambah Pasokan Kantor Baru Seluas 19 Hektar

Berita
10 Juta Bambu Digunakan sebagai Matras Tol 'Atas Laut' Semarang-Demak

10 Juta Bambu Digunakan sebagai Matras Tol "Atas Laut" Semarang-Demak

Konstruksi
Bikin Halaman Belakang Rumah Kian Privat dengan 5 Cara Ini

Bikin Halaman Belakang Rumah Kian Privat dengan 5 Cara Ini

Eksterior
Kecelakaan Subang, Lemahnya Regulasi Pemerintah Mengatur Kelayakan Bus

Kecelakaan Subang, Lemahnya Regulasi Pemerintah Mengatur Kelayakan Bus

Berita
Prototipe Rumah Sederhana Dinilai Mudahkan Pengembang dan Pemda

Prototipe Rumah Sederhana Dinilai Mudahkan Pengembang dan Pemda

Perumahan
Apersi Dukung Pemerintah Rilis Kebijakan Prototipe Rumah Sederhana

Apersi Dukung Pemerintah Rilis Kebijakan Prototipe Rumah Sederhana

Perumahan
[POPULER PROPERTI] Perumahan Murah Meriah di Sleman, Harganya Kurang dari Rp 200 Juta

[POPULER PROPERTI] Perumahan Murah Meriah di Sleman, Harganya Kurang dari Rp 200 Juta

Berita
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Blitar: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Blitar: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Madiun: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Madiun: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Tuban: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Tuban: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Ngawi: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Ngawi: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Nganjuk: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Nganjuk: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Andalkan Merek Sendiri, Vila Mewah Ini Siap Berkompetisi di Bali

Andalkan Merek Sendiri, Vila Mewah Ini Siap Berkompetisi di Bali

Kawasan Terpadu
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com