Ganti Rugi Lahan Tol Cisumdawu Terbesar Selama Pandemi, Habiskan Rp 2,14 Triliun

Kompas.com - 02/08/2021, 06:00 WIB
Jalan Tol CIsumdawu ditargetkan rampung konstruksinya akhir tahun 2021 Kementerian PUPRJalan Tol CIsumdawu ditargetkan rampung konstruksinya akhir tahun 2021

JAKARTA, KOMPAS.com - Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) telah menyalurkan pendanaan pembebasan lahan sejumlah Rp 13,4 triliun.

Sumber dana ini berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), untuk mendukung percepatan pembangunan infrastruktur Proyek Strategis Nasional (PSN) sepanjang tahun 2021.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Sejak 1 Januari hingga 31 Juli 2021, LMAN telah membayarkan Rp 13,4 triliun. Serapan tertinggi untuk sektor jalan tol yakni sebesar Rp 11 triliun dan bendungan sebesar Rp 1,7 triliun," ungkap Direktur Utama LMAN Basuki Purwadi, dalam siaran pers yang dikutip Kompas.com, Minggu (01/8/2021).

Uang ganti rugi yang disalurkan untuk pembebasan lahan Jalan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) merupakan yang terbesar yakni mencapai Rp 2,14 triliun.

Baca juga: Selama Pandemi, Ganti Rugi Lahan Infrastruktur yang Dibayarkan Capai Rp 31,2 Triliun

Sementara uang ganti rugi terbesar kedua disalurkan untuk 14 ruas Jalan Tol Trans-Sumatera (JTTS) yakni Rp 1,93 triliun.

Serapan JTT terbanyak adalah Ruas Tol Binjai–Langsa Rp 342 miliar, Tol Simpang Indralaya-Muara Enim Rp 236 miliar, dan Tol Kisaran–Tebing Tinggi Rp 232 miliar.

Pembayaran ganti rugi terbesar ketiga adalah untuk Tol Yogyakarta-Solo-NYIA Kulonprogo yang mencapai Rp 1,24 triliun.

Disusul Tol Cinere-Jagorawi (Cijago) Rp 742 miliar dan Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu) Rp 652 miliar.

Adapun selama masa pandemi kurun 2020 hingga Juli 2021, pembayaran dana ganti rugi pembebasan lahan mencapai Rp 31,2 triliun.

Selain untuk mempercepat proses pembangunan infrastruktur, dana pembebasan lahan juga bermanfaat bagi masyarakat penerima, untuk meningkatkan daya beli yang berimplikasi pada pergerakan ekonomi dan menopang kehidupan ekonomi sosial di masa pembatasan mobilitas masyarakat.

Basuki menambahkan, penyaluran pendanaan pembebasan lahan ini merupakan bentuk komitmen dan dukungan terhadap percepatan perwujudan infrastruktur PSN dalam rangka meningkatkan pertumbuhan ekonomi.

Sejak mandat pendanaan lahan diberikan kepada LMAN di tahun 2016, dana yang telah dibayarkan untuk pembebasan lahan pembangunan PSN telah mencapai Rp 80,2 triliun, dengan serapan terbesar di sektor jalan tol senilai Rp 70,9 triliun.

Kinerja pendanaan lahan yang dilakukan LMAN selama ini, telah mendorong beroperasinya 1.415 kilometer jalan tol baru, Pelabuhan Patimban, Bendungan Tapin, dan Bendungan Napun Gete.

 



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.