Kompas.com - 28/05/2021, 15:32 WIB
Ilustrasi konstruksi Dok. Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPRIlustrasi konstruksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Layanan akreditasi untuk Lisensi Lembaga Sertifikasi Badan Usaha (LSBU), Rekomendasi Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP), dan Sistem Informasi Material dan Peralatan Konstruksi (SIMPK) resmi dicanangkan, Jumat (28/05/2021).

Layanan akreditasi ini ditujukan untuk mempercepat lisensi dalam rangka menciptakan kegiatan jasa konstruksi yang efektif dan efisien.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Staf Ahli Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (SAMPU) Bidang Ekonomi dan Investasi Dadang Rukmana menuturkan, Indonesia menempatkan infrastruktur sebagai prioritas kebijakan nasional.

Baca juga: Jamin Kualitas Rumah Subsidi, Pemerintah Latih 3.000 Tenaga Manajemen Konstruksi

Langkah ini merupakan pilihan yang logis dan strategis, karena pertumbuhan ekonomi suatu negara bergantung pada perkembangan infrastruktur.

"Jadi sektor industri, pariwisata, pertanian dan lain-lain tidak akan berjalan dan berfungsi dengan baik jika tanpa dukungan infrastruktur yang memadai," kata Dadang.

Untuk itu, percepatan pembangunan infrastruktur akan mempermudah akses dan mobilitas penduduk yang ujungnya berdampak pada percepatan pemulihan ekonomi nasional, terutama pada masa pandemi Covid-19.

Guna mewujudkan percepatan, dilakukan terobosan melalui UU Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja, dan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 14 Tahun 2021 tentang Peraturan Pelaksanaan Jasa Konstruksi.

Dua beleid ini memungkinkan masyarakat jasa konstruksi terlibat melaksanakan sebagian kewenangan pemerintah pusat sehingga tercipta kompetisi jasa konstruksi yang sehat, berkualitas, transparan dan menjamin kesetaraan.

Baca juga: Intip Sederet Proyek PP yang Berambisi Jadi Jawara Konstruksi Pelabuhan

Untuk diketahui, hingga saat ini, terdapat 72 Asosiasi LSBU, 61 LSP, dan 13 asosiasi SIMPK terkait rantai pasok konstruksi.

Namun, dari total tersebut, hanya 26 persen yang telah terakreditasi yakni 12 asosiasi LSBU, 25 asosiasi LSP, dan satu asosiasi terkait rantai pasok konstruksi, yang telah ditetapkan melalui Keputusan Menteri PUPR Nomor 1410 Tahun 2020 tentang Asosiasi Badan Usaha Jasa Konstruksi, Asosiasi Profesi Jasa Konstruksi dan Asosiasi Terkait Rantai Pasok Jasa Konstruksi Terakreditasi.

Karena itu, Ketua Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) Taufik Widjoyono mengharapkan pertumbuhan 50 persen dari seluruh asosiasi yang terlibat inustri konstruksi dapat terakreditasi.

"Jasa konstruksi akan sehat jika para profesionalnya kompeten. Nah kompetensinya dikeluarkan oleh LSP. sementara badan usahanya diterbitkan oleh LSBU. Ini sangat penting karena akan menentukan jasa konstruksi lebih sehat atau tidak," imbuh Taufik.

Dia menjelaskan, akan ada empat kategori penilaian untuk mendapatkan akreditasi ini yakni pengalaman atau rekam jejak dalam industri konstruksi, kemudian kualitas dan jumlah sumber daya manusia, konstruksi finansial, dan peralatan konstruksi.

"Akreditasi dan sertifikat bukan tujuan akhir tapi awal untuk membangun insan-insan dan badan-badan usaha konstruksi yang profesional, kompeten, dan berkualitas," tuntas Taufik.

 

 

 

 

 

 

 

 

 



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dibanderol Rp 600 Juta, Apartemen Ini Bisa Ditempuh 3 Menit dari Tol Gading-Serpong

Dibanderol Rp 600 Juta, Apartemen Ini Bisa Ditempuh 3 Menit dari Tol Gading-Serpong

Apartemen
Selama Uji Coba, Ini Kendaraan yang Boleh Lintasi Jembatan Sei Alalak

Selama Uji Coba, Ini Kendaraan yang Boleh Lintasi Jembatan Sei Alalak

Berita
Atas Perintah Jokowi, Jembatan Sei Alalak 'Open Traffic' Minggu Ini

Atas Perintah Jokowi, Jembatan Sei Alalak "Open Traffic" Minggu Ini

Berita
50 Rumah Subsidi di Bali Dapat Bantuan Jalan Lingkungan Rp 182 Juta

50 Rumah Subsidi di Bali Dapat Bantuan Jalan Lingkungan Rp 182 Juta

Berita
Baru 80 Persen, Pembebasan Lahan Tol Cijago Terganjal Sejumlah Kendala

Baru 80 Persen, Pembebasan Lahan Tol Cijago Terganjal Sejumlah Kendala

Konstruksi
[POPULER PROPERTI] Toilet Ala Hotel Bintang Lima Hadir di Pasar Modern BSD City, Tarif Dipatok Rp 2.000

[POPULER PROPERTI] Toilet Ala Hotel Bintang Lima Hadir di Pasar Modern BSD City, Tarif Dipatok Rp 2.000

Berita
Gunakan Fasad Lama, Bangunan Ini Direkonstruksi Lebih Kontemporer

Gunakan Fasad Lama, Bangunan Ini Direkonstruksi Lebih Kontemporer

Konstruksi
Terpanjang di Indonesia, 585 Batang Rel Kereta Cepat Jakarta Bandung Siap Dipasang

Terpanjang di Indonesia, 585 Batang Rel Kereta Cepat Jakarta Bandung Siap Dipasang

Berita
Bambu Bakal Digunakan dalam Konstruksi Jalan Tol Semarang-Demak

Bambu Bakal Digunakan dalam Konstruksi Jalan Tol Semarang-Demak

Konstruksi
Seluruh Batang Rel Kereta Cepat Jakarta-Bandung Telah Sampai di Indonesia

Seluruh Batang Rel Kereta Cepat Jakarta-Bandung Telah Sampai di Indonesia

Berita
Jalur Layang Bogor Line di Stasiun Manggarai Telah Beroperasi, Simak Lengkapnya

Jalur Layang Bogor Line di Stasiun Manggarai Telah Beroperasi, Simak Lengkapnya

Berita
Anda sedang Cari Rumah? Ini Pilihan di Sepanjang Jalur Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Anda sedang Cari Rumah? Ini Pilihan di Sepanjang Jalur Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Berita
Dermaga di China Ini Terinspirasi Karya Seni Abstrak

Dermaga di China Ini Terinspirasi Karya Seni Abstrak

Arsitektur
Kereta Cepat Jakarta-Bandung Gunakan Teknologi GSM-R Standar UIC

Kereta Cepat Jakarta-Bandung Gunakan Teknologi GSM-R Standar UIC

Berita
Tiny House, Cara Cerdas Siasati Lahan Mahal dan Keterbatasan Ruang

Tiny House, Cara Cerdas Siasati Lahan Mahal dan Keterbatasan Ruang

Griya
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.