Wali Kota Depok Curhat kepada Basuki soal Kemacetan di Pintu Tol

Kompas.com - 28/05/2021, 14:49 WIB
Jalan Margonda Raya, Depok, Jawa Barat. KOMPAS.COM/VITORIO MANTALEANJalan Margonda Raya, Depok, Jawa Barat.

JAKARTA, KOMPAS.com - Wali Kota Depok Mohammad Idris mengeluhkan kemacetan lalu lintas sebagai dampak pembangunan Tol Cinere-Jagorawi (Cijago) dan Tol Cimanggis-Cibitung (Cimaci).

Menurutnya, kemacetan lalu lintas seringkali terjadi di jalan-jalan menuju pintu masuk atau gerbang tol di wilayah tersebut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kemacetan sudah kita rasakan dan banyak terjadi di pintu masuk atau gerbang tol Kukusan dan Brigif Sawangan. Tentunya jadi perhatian kami," kata Idris dalam acara Groundbreeking Jalan Tol Cinere-Jagorawi (Cijago) Seksi 3 Kukusan-Cinere, Jumat (28/05/2021).

Baca juga: Setelah Molor 10 Tahun, Akhirnya Pembangunan Tol Cijago Seksi 3 Dimulai

Karenanya, Idris meminta Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dalam hal ini Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) untuk dapat mengintervensi dan memberikan rekomendasi dibuatnya analisis dampak lalu lintas (Andalalin).

"Kami harap bantuan dari pemerintah tentunya melalui Pak Menteri PUPR dan semua pihak untuk melakukan intervensi penataan dan manajemen rekayasa lalu lintas di area sekitar pintu tol," ujarnya.

Intervensi yang diharapkan Idris berupa implementasi dan rekomendasi dari BPTJ tentang Andalalin.

"Semoga ini bisa direalisasikan sehingga terjadilah lalu lintas lancar dan juga dapat membantu pergerakan mobilitas," lanjutnya.

Lepas dari itu, Idris mengapresiasi pembangunan jalan tol di Kota Depok. Salah satunya yaitu Jalan Tol Cijago yang sempat tertunda selama 10 tahun akibat masalah pembebasan lahan yang belum selesai.

Dengan rampungnya pembangunan Jalan Tol Cijago dan Tol Cimaci ini dapat memudahkan aksesibilitas dan mobilitas warga Depok.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono akan segera menindaklanjuti masukan terkait rekomendasi andalalin di sekitar gerbang jalan tol.

"Di exit tol terjadi kemacetan, jadi Kepala BPJT harus kita antisipasi apa yang diutarakan oleh Wali Kota Depok, biar dapat kita tindaklanjuti," kata Basuki.

Basuki menjelaskan, populasi warga Depok terus mengalami perkembangan setiap tahunnya.

Berdasarkan catatan BPS hingga saat ini warga depok mencapai 2,4 juta penduduk dengan kepadatan 11.000 jiwa per kilometer.

Dari total penduduk, 60 persen warga Depok itu bekerja di luar Depok, sementara 40 persen bekerja di Jakarta dan selebihnya di Bekasi, Bogor dan sebagainya.

"Dengan adanya jalan tol ini tentu saja akan memudahkan mobilitas warga Depok," tambah dia.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.